Momen Haru di Konser NCT DREAM 'THE DREAM SHOW 2: In A DREAM'

ADVERTISEMENT

Momen Haru di Konser NCT DREAM 'THE DREAM SHOW 2: In A DREAM'

Dinda Islami - detikHot
Jumat, 09 Sep 2022 22:28 WIB
NCT Dream sukses konser di Jamsil Olympic Stadium pada Jumat (9/9/2022).
Foto: dok. Twitter NCTDream
Jakarta -

Konser NCT DREAM 'THE DREAM SHOW 2: In A DREAM' hari kedua berlangsung Jumat (9/9) di Jamsil Olympic Stadium mulai pukul 19.00 KST (17.00 WIB). Selain digelar secara offline, konser NCT DREAM ini juga disiarkan langsung secara online di Beyond LIVE.

'THE DREAM SHOW 2: In A DREAM' dibuka lewat lagu dengan lagu 'Glitch Mode'. Penampilan MARK Cs ini langsung disambut sorak sorai dari fans NCT DREAM, NCTzen. Kerlip lightstick menambah kemeriahan penampilan mereka. Tak hanya 'Glitch Mode', NCT DREAM juga membawakan lagu 'Countdown (1,2,3)' dan 'Stronger' yang menambah semarak suasana di Jamsil Olympic Stadium.

"Apakah kalian merindukan kami?" teriak JENO yang disambut sorakan para NCTzen.

"Hari ini kami mengundang kalian ke dalam mimpi, semoga kalian menikmatinya," tambah MARK sembari fans yang menonton secara online, "Nikmati konsernya sampai akhir, ya!"

NCT DREAM kembali tampil dengan penampilan seru lainnya. Selain 'Dreaming' dan 'Deja Vu', ada penampilan bak teatrikal yang menghibur. Penampilan 'My First and Last' menghadirkan sosok penari latar yang menggambarkan JISUNG Cs saat masih muda. 'My First and Last' makin menyentuh karena setelah lagu selesai, muncul gerombolan balon terbang berwarna hijau yang membentuk hati. Lagu selanjutnya yaitu 'Be My First...', 'Love Again', dan lagu galau yaitu 'To My First'. RENJUN, CHENLE, dan HAECHAN lewat 'Sorry, Heart' pun semakin membuat terhanyut dalam melodi sendu.

Sukses membuat NCTzen terombang-ambing dengan flashback ke masa lalu lewat 'My First and Last' hingga galau bareng, NCT DREAM kembali memanaskan panggung lewat lagu-lagu menyegarkan dan menghentak. Seperti 'Puzzle Piece', 'Chewing Gum', 'ANL', Dive Into You', 'Irreplaceable', 'Saturday Drip', hingga 'Quiet Drop'. Makin pecah saat HAECHAN cs dengan jas hitam berornamen dan kacamata, mengajak NCTzen seru-seruan lewat lagu 'Better Than Gold'.

Saat berkeliling panggung, member NCT DREAM mengungkapkan kebahagiaannya bisa melihat fans dari jarak dekat. "Senang bertemu kalian sedekat ini," ungkap JENO bahagia.

"Kami sudah menyiapkan sesuatu (hadiah bertanda tangan) yang spesial untuk kalian," tambah JAEMIN.

Kembali ke panggung utama, JENO cs kemudian membawakan lagu 'Life Is Still Going On', 'Diggity', dan kembali bikin semangat lewat 'Fire Alarm'. Mereka pun kembali mengelilingi area panggung sambil melempar bola dan piringan plastik bertanda tangan ke arah fans sambil membawakan lagu 'Ridin''. Dilanjutkan dengan lagu hit mereka 'GO' dan 'BOOM'

"Ini belum selesai!" ungkap MARK. Member NCT DREAM pun masuk ke belakang panggung. Sambil menunggu penampilan selanjutnya, NCTzen kompak menyanyikan 'Hello Future'. Suara para fans ini menggema di stadion terbesar di Korea Selatan itu. MARK cs akhirnya kembali ke panggung dan menyanyikan 'Hello Future'. Dilanjutkan dengan lagu yang dirilis tahun 2018, 'We Go Up'. Lalu 'Trigger The Fever' yang merupakan lagu resmi FIFA U-20 World Cup Republik Korea 2017.

NCT Dream sukses konser di Jamsil Olympic Stadium pada Jumat (9/9/2022).NCT Dream sukses konser di Jamsil Olympic Stadium pada Jumat (9/9/2022). Foto: dok. Twitter NCTDream

Lagu-lagu selanjutnya tak kalah membuat NCTzen heboh. Ada 'Hot Sauce', 'Beatbox', 'My Youth', dan 'Dear DREAM'. Deretan lagu itu pun menjadi penanda bahwa konser ' THE DREAM SHOW 2: In A DREAM' akan berakhir. Sebelum membawakan encore, member NCT DREAM menyampaikan ungkapan terdalam mereka atas kesuksesan konser TDS 2.

"Sekarang kita ada di venue yang sangat besar. Aku merasa inilah takdir," ungkap CHENLE yang merasa bahagia karena bisa tampil pertama kalinya di Jamis Olympic Stadium. "Kita akan tetap menjadi DREAM. Hal buruk tidak akan terjadi, hanya hal-hal baik saja. NCTzen terima kasih sudah menjadi kekuatan kami."

HAECHAN, yang turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada staf serta pihak yang terlibat akan kesuksesan konser, tak sanggup menahan air matanya saat mengingat tantangan yang harus dihadapi demi terselenggaranya 'THE DREAM SHOW 2'.

"Kami menyiapkan ini cukup lama. Seperti yang aku ceritakan kemarin, ada saat-saat tubuh kami tidak sehat dan itu masa-masa yang berat. Saat 'Trigger The Fever'... para member...itu tidak mudah, prosesnya... Aku melakukannya demi member. Demi para member. Aku ingin bahagia bersama. Aku berterima kasih. Kami akan terus bekerja keras sebagai member NCT DREAM," isak HAECHAN dengan air mata yang berlinang.

Selain HAECHAN, JISUNG juga menangis saat menyampaikan perasaannya di akhir konser. "Di sini, aku merasa lebih emosional. Aku tak tahu apakah aku harus mengatakan ini. Berada di sini, sampai di tempat yang lebih tinggi, tidak mudah. Penuh ketidakpastian," ungkapnya.

"Semua yang kami inginkan hanya tampil di panggung untuk kalian. Sekarang rasanya seperti mimpi. Untuk meraih itu semua, membuatku banyak berpikir. Aku senang kami telah membuktikan sesuatu. Kami akan bersama dalam waktu yang lama. Kami akan membuat kenangan yang menyenangkan dan abadi," tambah JISUNG.

Tak ingin membuat suasana konser menjadi mendung, JAEMIN pun mencoba mencairkan suasana.

"Kalian membicarakan hal serius. Halo Pangeran dan Putri, aku tak ingin membuat kalian menangis. Aku tahu berapa waktu dan uang yang kalian pakai untuk datang ke konser ini. Jadi aku ingin menampilkan yang terbaik agar sesuai dengan waktu dan uang yang kalian pakai," ucap JAEMIN.

JAEMIN pun berterima kasih kepada fans yang mau meluangkan waktu menonton konser NCT DREAM meski sedang libur Chuseok. "Sulit ada di sini karena sedang Chuseok, jadi terima kasih telah menyempatkan waktu. Aku bahagia bisa bertemu NCTzen di Korea."

Seperti diketahui, konser 'THE DREAM SHOW 2: In A DREAM' sempat tertunda karena sejumlah member NCT DREAM positif Covid-19. Konser kali ini juga sangat bermakna karena pertama kalinya NCT DREAM tampil dengan 7 member. Tak ayal, meski JAEMIN sudah mencoba mengangkat mendung di Jamsil Olympic Stadium, tapi member lain tak bisa menahan tangis mereka. Seperti JENO dan RENJUN.

"Aku merasakan lebih banyak emosi saat tampil," jelas JENO. "Saat 'Trigger The Fear', aku tak tahu kenapa selalu lagu ini, aku teringat akan masa lalu. Masa lalu dan aku bersyukur saat itu, kita tak tahu apa yg terjadi, tetapi NCTzen membuatnya mungkin. NCT DREAM selalu 7 orang. Terima kasih sudah membuatnya mungkin. Ini adalah awal di stadium yang besar ini."

"Hijau menjadi spesial untukku. Warna ini kini seperti terapi. Aku merasakan cinta dan dukungan. Di hidupku, apakah aku berhak atas cinta sebesar ini? Aku terus berpikir jika aku berhak atas cinta yang begitu besar," ungkap RENJUN sambil menahan tangisnya, "Jika hidupku adalah film, ini adalah klimaksnya. Aku mencintai memberku, tetapi tujuh kita bersama adalah langka, inilah persahabatan. Kami akan terus bekerja keras. Jangan pergi ke mana mana."

MARK, yang saat itu sempat positif Covid-19, mengaku sempat stres hingga terbawa mimpi. Ia mengaku bermimpi melakukan konser di stadion yang besar.

"Aku hampir menangis mengingat apa yang telah kami lalui. Banyaknya kesulitan, sampai rasanya seperti keajaiban. Karena tantangan dan kesulitan membuat saat ini lebih spesial. Aku berharap kita bisa terus melaju. Memberku selalu berharga di mataku. Terima kasih karena mencintai 7 orang di sini. Seperti kata HAECHAN, ketika aku merasa lelah, aku mendapat kejuTan dari mereka. Aku percaya mereka yang membuat ini mungkin," tutup MARK.

Konser 'THE DREAM SHOW 2: In A DREAM' berlangsung selama hampir 3,5 jam. 'Rainbow' dan 'Walk You Home' jadi penutup konser malam ini. Gimana menurut kalian konsernya, NCTzen?

(dis/aay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT