5 Poin Terkait Pernyataan Agensi atas Kasus Bully Kim So Hye

Geralda Talitha - detikHot
Kamis, 29 Jul 2021 14:35 WIB
Kim So Hye
Foto: Instagram @s_sohye
Jakarta -

S&P Entertainment selaku agensi dari Kim So Hye eks I.O.I, pada Selasa (27/7) memberikan pernyataan terkait skandal bully yang menimpa Kim So Hye pada Februari 2021. Dalam pernyataannya, agensi mengungkap orang yang menuduh So Hye melakukan tindak bully adalah pelaku bullying asli yang menyebarkan rumor buruk tentang Kim So Hye.

Pernyataan ini dibuat setelah melalui proses penyelidikan polisi. Namun pada Rabu (28/7), penuduh mengaku bahwa tuduhan terhadapnya telah dibatalkan. Berikut pernyataannya:

1. Alasan Tuduhan Pelaku Dicabut

Melalui pernyataan yang ditulis petuduh pada postingan terbarunya, dia mengungkapkan bahwa tuduhan terhadapnya telah dibatalkan. Dalam postingannya, penuduh menjelaskan setelah dia menulis postingan bully yang dilakukan Kim So Hye pada awal tahun, S&P Entertainment mengajukan tuntutan pidana atas pencemaran nama baik melalui penyebaran konten bohong terhadap penuduh.

2. Bukti Catatan Kekerasan Kim So Hye

Namun tuduhan tersebut segera dicabut, setelah pihak polisi menemukan bukti Kim So Hye memang pernah melakukan bullying lewat catatan dan rapat komite kekerasan sekolah Kim So Hye, yang membuktikan bahwa So Hye pernah dihukum setelah menjadi pelaku kekerasan di sekolahnya.

Dalam catatan tersebut, disebutkan bahwa pada bulan Mei 2012, Kim So Hye pernah menangkap siswa dari sekolah yang berbeda, yang diakui sebagai korban dan memaksanya berlutut di taman, lalu memukulnya. Melalui pernyataan ini, pelaku berharap pihak Kim So Hye akan berhenti menuntutnya.

3. Telah Diteruskan ke Pihak Kejaksaan

Di hari yang sama, S&P Entertainment, selaku agensi Kim So Hye menanggapi postingan penuduh. Agensi menyatakan bahwa kasus ini telah diteruskan ke pihak kejaksaan.

Dalam pernyataannya, S&P Entertainment menyatakan bahwa orang yang menyebarkan desas-desus palsu sebagai pelaku kekerasan di sekolah adalah benar. Agensi juga membantah soal penawaran pembatalan gugatan seperti yang diklarifikasi oleh penuduh dalam pernyataannya.

4. Tersangka Merupakan Pelaku Bully

S&P Entertainment mengungkapkan bahwa pelaku mengunggah rumor tersebut karena penasaran tanpa memastikan kebenarannya. Saat polisi mengungkap bahwa unggahan itu palsu, pelaku meminta keringanan hukum dan mengajukan permintaan maaf tertulis.

Penuduh juga mengaku bahwa dia merupakan pelaku bully sesungguhnya yang menjadi korban Kim So Hye semasa SMP.

5. Pertengkaran Kim So Hye di Masa Sekolah

Agensi Kim So Hye juga membenarkan terkait tindak kekerasan artisnya saat SMP. Namun semua hal itu berawal dari kesalahpahaman dan pertengkaran dengan seorang siswa dari sekolah yang berbeda yang menyebabkan diadakannya rapat komite kekerasan sekolah.

Namun, setelah itu So Hye langsung bertemu dengan siswa tersebut dan meminta maaf sekaligus berbicara baik-baik untuk menyelesaikan kesalahpahaman yang terjadi.

Lihat juga Video: Lihat Orang Di-bully, Apa yang Harus Dilakukan?

[Gambas:Video 20detik]



(dal/dal)