K-Talk Ep 71: Big Hit x YG hingga Kisruh Spotify yang Bikin Heboh

Delia Arnindita Larasati - detikHot
Kamis, 11 Mar 2021 16:04 WIB
untuk thumbnail K-Talk
Foto: 20detik
Jakarta -

Dunia hiburan Korea Selatan kini tak hanya mencuri perhatian Asia saja, tetapi juga seluruh dunia. Para petinggi agensi idola seakan berlomba-lomba untuk menarik perhatian fans dengan trik-trik baru yang kreatif.

Trik-trik tersebut tentunya tak hanya dibuat untuk menghibur fans saja, tetapi juga demi kepentingan agensi itu sendiri. Berbagai kerjasama dan akuisisi dilakukan, agar agensi mereka tetap hidup.

Sebut saja Big Hit Entertainment yang terus menerus membawa inovasi baru dalam bisnisnya. Agensi yang menaungi BTS hingga TXT tersebut seakan tak puas hanya dengan mengakuisisi Pledis Entertainment hingga KOZ Entertainment milik rapper ZICO.

Sebuah gebrakan baru yang sangat mengejutkan dibuat oleh Big Hit Entertainment ketika mereka memutuskan untuk berkolaborasi dengan YG Entertainment, yang juga dikenal sebagai salah satu agensi raksasa di Korea Selatan.

Kedua agensi tersebut bekerjasama untuk membuat sebuah platform streaming baru. Bersama Universal Music Group (UMG), YG bergabung sebagai investor untuk KBYK Live, perusahaan streaming yang diluncurkan melalui kolaborasi Big Hit Entertainment dan Kiswe pada September 2020.

Melalui investasi tersebut, KBYK Live berencana meluncurkan VenewLive, yang merupakan platform streaming berskala global untuk sejumlah musisi termasuk para idola yang berada di bawah naungan dua manajemen besar tersebut.

Tonton video pembahasan K-Talk episode 71 berikut ini:

[Gambas:Video 20detik]

Dengan teknologi baru tersebut, VenewLive berencana menyajikan konten yang unik dari setiap artis di bawah naungan manajemen, dan konser yang bisa disesuaikan demi kenyamanan fans. Ke depannya, fans bisa mendapatkan beragam fungsi interaktif sosial seperti pembelian merchandise resmi.

Namun kejutan di dunia hiburan K-Pop tak berhenti di sana. Fans tiba-tiba dibuat kaget ketika ratusan lagu K-Pop hilang dari Spotify.

Semua bermula dari Spotify yang resmi diluncurkan di Korea Selatan pada 1 Februari 2020. Ratusan lagu dari musisi yang mendistribusikan musiknya melalui Kakao M, seperti IU hingga Zico, hilang dari peredaran di Spotify Korea.

Kedua belah pihak pun akhirnya buka suara terkait hal tersebut. Seperti apa?

Yuk simak obrolannya bareng tim K-Talk di episode terbaru!

(dal/aay)