Hanya Refund Sisters yang Bisa Kalahkan BTS!

Tim detikcom - detikHot
Selasa, 13 Okt 2020 19:54 WIB
Refund Expedition debut hari ini.
Foto: dok. MBC
Jakarta -

Lagu Dynamite BTS telah menjadi juara satu di chart musik utama Korea Selatan, Melon, berminggu-minggu setelah perilisannya pada 21 Agustus 2020. Kala itu seolah tidak ada yang bisa mengalahkan performa lagu tersebut.

Seiring dengan meroketnya BTS di chart internasional seperti Billboard, Dynamite menjadi juara satu kurang lebih selama dua bulan. Tentu tidak hanya di Melon saja tetapi juga di chart platform streaming lain yang diperhitungkan di Korea Selatan seperti Soribada, Genie, Bugs, FLO dan VIBE. Sederet perilisan setelah itu tidak bisa mendepak BTS dari peringkat #1.

BLACKPINK hadir menantang BTS lewat perilisan single kolaborasinya dengan Selena Gomez yang berjudul Ice Cream tujuh hari kemudian namun BTS tidak terkalahkan. Bahkan setelah BLACKPINK merilis Lovesick Girls pun track andalan dari album penuh pertama girlband YG Entertainment itu masih belum bisa mengalahkan BTS. Lovesick Girls harus puas di posisi #2.

BTSBTS Foto: BTS (dok. Big Hit Entertainment)

Dalam kurun waktu dua bulan itu, sebenarnya BTS "diserang" banyak sekali lagu yang populer secara domestik di chart Melon. Nama-nama seperti Hwasa MAMAMOO, Sandeul, Sunmi dan Park Jin Young, hingga Jessi bersaing dengan BTS menuju peringkat #1 di chart Melon. Namun BTS ternyata terlalu kuat untuk bisa dikalahkan bahkan oleh para senior.

Lagu Dynamite BTS membuat chart Melon terasa sangat statis selama berminggu-minggu. Pergerakan hanya terjadi di posisi 2 - 100, tak pernah bisa menyentuh posisi #1 yang telah nyaman diduduki oleh boyband BigHit Entertainment itu.

Hingga akhirnya Refund Sisters atau Refund Expedition debut.

Lee HyoriLee Hyori Foto: Instagram

Kehadiran Refund Sisters, girlband yang digawangi oleh Lee Hyori, Hwasa MAMAMOO, Jessi dan Uhm Jung Hwa dari variety show MBC How Do You Play? tersebut sebelumnya sudah diprediksi detikcom sebagai pesaing terkuat BTS. Alasannya sangat sederhana: Refund Sisters menyatukan para perempuan ikonik di industri musik, didebutkan dalam sebuah acara variety show yang dibintangi Yoo Jae Suk yang notabenenya adalah MC nasional yang dicintai masyarakat Korea Selatan.

Hasilnya pecah! Refund Sister debut dengan lagu berjudul DON'T TOUCH ME (ya, judulnya harus ditulis dengan huruf kapital) pada akhir pekan lalu dan tanpa basa basi mereka langsung meroket ke puncak semua chart domestik. Pantauan detikcom di chart Melon Top 100, DON'T TOUCH ME unggul dari #2 BTS, #3 BLACKPINK, #4 Sandeul B1A4 dengan single OST buat webtoon yang juga sedang sangat populer, serta #5 Park Jin Young featuring Sunmi dengan lagu When We Disco.


Di chart kompilasi iChart Instiz yang menggabungkan performa lagu-lagu dari semua platform streaming domestik Korea Selatan yang disebutkan di atas, DON'T TOUCH ME melibas semua lagu di semua chart dengan menempati peringkat #1 dan mendapatkan sertifikasi Perfect All Kill. Dari grafik pergerakan jumlah streaming yang juga ditampilkan dalam situs ichart.kr terlihat persinggungan antara BTS dan Refund Sisters di satu titik sebelum akhirnya keduanya terpisah jarak yang cukup jauh dalam 24 jam terakhir saja.


Keberhasilan Refund Sisters di chart menyusul grup SSAK3 yang juga jebolan dari variety show yang sama. Sebelumnya SSAK3 yang menampilkan Yoo Jae Suk, Lee Hyori dan Rain, hadir dalam konsep grup co-ed yang pernah populer di Korea Selatan di era tahun 90-an. Lagu mereka, Beach Again, menjadi lagu musim panas paling populer tahun ini di antara lagu-lagu soundtrack drama Korea Hospital Playlist (yang bahkan masih nyaman di chart Melon Top 100 hingga kini).

Meski prediksi Refund Sisters bisa mengalahkan BTS di chart terbukti, namun tidak ada yang bisa menebak akan berapa lama lagu DON'T TOUCH ME bakan bertahan di nomor #1. Kalau IU tiba-tiba merilis single pre-release buat album barunya dalam waktu dekat ini mungkin posisi #1 bisa disabet oleh sang Ratu Digital. Atau mungkin chart Melon akan kembali statis hingga MAMAMOO merilis lagu baru mereka November.

(aay/doc)