detikHot

kpop

YG Entertainment Juga Ikut Terlibat Kasus Prostitusi Seungri?

Kamis, 25 Apr 2019 15:16 WIB Febrina Arifin - detikHot
Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji
Jakarta -
Seungri dan mantan CEO Yuri Holdings telah menjalani penyelidikan kepolisian tambahan pada Selasa (23/4) terkait kasus penyedia jasa prostitusi. Penyelidikan tersebut kabarnya berlangsung selama 10 jam.

Dikutip dari Allkpop, Kamis (25/4/2019) melalui penyelidikan tambahan tersebut, polisi berhasil meraih pengakuan dari Yoo In Suk selaku mantan CEO Yuri Holdings. Ia mengakui keterlibatan Seungri dalam kasus penyedia jasa prostitusi.

"Pada tahun 2015, Seungri menyediakan jasa prostitusi bagi tamu investor Jepang, dia membayar dananya sendiri," ungkap Yoo In Suk.

Kepolisian juga telah mengonfirmasi adanya transaksi sewa hotel mewah di Seoul seharga 30 juta Won (sekitar Rp 370 juta) yang dibayar menggunakan kartu kredit atas nama YG Entertainment.

Menurut kepolisian, Seungri terlibat dalam tujuh hingga sembilan kasus penyedia jasa prostitusi untuk tamu VIP nya sejak Desember 2015 silam.

Namun, sejauh ini Seungri masih mengaku tidak bersalah atas segala tudingan kasus prostitusi. Seungri mengaku memang menyewa hotel tersebut namun tidak mengetahui soal kasus prostitusi yang terjadi.



Tonton juga: Soal Kasus Seungri, Polisi akan Investigasi YG Entertainment

[Gambas:Video 20detik]


(dal/nu2)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com