The King's Affection Jadi Drakor Pertama Menang International Emmy Awards

ADVERTISEMENT

The King's Affection Jadi Drakor Pertama Menang International Emmy Awards

Delia Arnindita Larasati - detikHot
Rabu, 23 Nov 2022 10:06 WIB
The Kings Affection
Foto: dok. KBS2
Jakarta -

International Emmy Awards ke-50 digelar pada 21 November 2022. Acara digelar di New York dan dihadiri sejumlah bintang-bintang Korea Selatan.

Di acara tersebut, drama Korea The King's Affection membawa pulang satu piala. Serial yang dibintangi oleh Park Eun Bin hingga Rowoon SF9 tersebut diganjar penghargaan Best Telenovela.

The King's Affection berhasil mengalahkan sejumlah serial dari sejumlah negara. Yaitu, Nos Tempos do Imperador dari Brasil, Two Lives dari Spanyol, dan You Are My Hero dari China.

Kemenangan The King's Affection di ajang International Emmy Awards ke-50 mencetak rekor baru. Drama Korea yang ditayangkan di KBS tersebut menjadi drama Korea pertama yang berhasil membawa pulang piala di ajang bergengsi tersebut.

Lee Geon Joon sebagai penanggung jawab departemen drama di KBS, mengaku sangat senang The King's Affection menerima penghargaan tersebut. Ke depannya, ia berjanji akan membuat drama-drama Korea lain yang lebih berkualitas sehingga mendapatkan perhatian dari publik global.

"Saya sangat senang The King's Affection bisa memenangkan piala International Emmy Awards. Merupakan sebuah kebahagiaan bisa melihat drama Korea mendapatkan penghargaan," ungkap Lee Geon Joon.

"Saya merasa punya tanggung jawab saat ini karena konten Korea mendapatkan banyak cinta dari seluruh dunia. Kami akan melakukan yang terbaik agar drama KBS bisa memainkan peran penting dalam menjaga potensi konten Korea," pungkasnya.

The King's Affection merupakan drama Korea yang berlatar belakang Dinasti Joseon, ketika melahirkan anak kembar adalah sebuah kutukan. Saat permaisuri melahirkan anak kembar perempuan dan laki-laki, sang anak perempuan dikeluarkan dari istana sementara sang anak laki-laki dirawat sebagai calon penerus takhta.

Namun sebuah kejadian membuat sang pangeran meninggal dunia. Sehingga, kembarannya pun kembali ke istana dan menyamar sebagai laki-laki dan menjadi seorang pangeran.



Simak Video "Kasus Sengketa Lahan Wanda Hamidah yang Berujung Laporan Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(dal/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT