5 Film Bad Ending

5 Film Bad Ending

Mauludi Rismoyo - detikHot
Rabu, 03 Okt 2012 16:24 WIB
5 Film Bad Ending
Jakarta - Sebagian besar penonton film mungkin memiliki harapan akhir yang indah dalam cerita film yang ia saksikan. Tapi, tidak semua film memiliki happy ending. Film apa saja yang memiliki akhir tidak menyenangkan?

Titanic

Titanic
Film arahan sutradara James Cameron itu benar-benar menyuguhkan cerita yang luar biasa dengan teknologi yang canggih. Dari awal hingga menuju akhir cerita, film tersebut dikemas begitu bagus.

Mungkin sebagian orang berpikir film akan selesai saat Rose (Kate Winslet) melepaskan Jack (Leonardo DiCaprio) ke laut ketika mereka terapung. Tapi ternyata tidak berakhir disitu, dan film itu dinilai konyol karena muncul sosok wanita tua (Rose) yang sedang menceritakan kisahnya dengan sang pelukis dihadapan para orang-orang.

X-Men: The Last Stand

X-Men: The Last Stand
Film seri ketiga X-Men itu menceritakan kisah pertempuran antar mutant Professor X dengan Magnetto. Film tersebut menjadi akhir perjuangan para jagoan yang diperankan oleh Hugh Jackman, Halle Berry, Ian McKellen, dan lain-lain. Banyak kisah tragis di film berdurasi 104 menit itu. Kesimpulannya adalah orang baik yang harus kalah, dan mutant-mutant X-Men dikalahkan.

Premonition

Premonition
Linda Hanson (Sandra Bullock) merupakan ibu rumah tangga yang memiliki kehidupan sempurna, sampai suaminya tercinta tewas karena kecelakaan lalu lintas. Kemudian Linda mimpi berulang kali tentang kematian suaminya hingga ia 'diteror' karena dinilai bisa mencegah kecelakaan tersebut. Tapi Linda akhirnya bunuh diri. Bukankah itu akhir yang begitu ironis?

Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull

Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull
Film itu dirilis pada tahun 2008 dengan sutradarai oleh Steven Spielberg. Mengambil latar belakang cerita di tahun 1957, Indiana Jones sudah tampak tua dan menampilkan tengkorak kristal misterius dengan alien. Penampilan alien itu pula yang dikritik sebagian penonton, akhir cerita pun dinilai antiklimaks.

The Lord of the Rings: Return of the King

The Lord of the Rings: Return of the King
Film epik fantasi yang disutradarai oleh Peter Jackson itu dirilis tahun 2003. β€˜The Lord of the Rings: Return of the King’ adalah salah satu film yang menerima kritik terbanyak. Akhir cerita dinilai terlalu acak-acakan untuk sebuah film epik berdurasi lama (kurang lebih 200 menit).
Halaman 2 dari 6
(ich/kak)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads