Andi Soraya Minta Pemerintah Hargai Pahlawan

Andi Soraya Minta Pemerintah Hargai Pahlawan

- detikHot
Sabtu, 16 Agu 2008 10:33 WIB
Jakarta - Peringatan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-63 tinggal satu hari lagi. Andi Soraya sebagai salah satu anak bangsa merasa prihatin melihat nasib para pahlawan. Andi pun meminta pemerintah lebih serius memperhatikan nasib para pahlawan.

Mantan teman kumpul kebo Steve Emmanuel itu pun bertambah rasa empatinya ketika mengetahui salah satu pengibar bendera Sang Saka Merah Putih pada Proklamasi 17 Agustus 1945, Ilyas Karim, digusur tempat tinggalnya.

"Saya prihatin banget, saya sangat sedih. Kok bisa pemerintah tidak menghargai para perintis kemerdekaannya sendiri, ini bener-bener ironis," ujarnya serius ketika di temui Kandang Jurank Doank, Jurangmangu, Ciputat, Tangerang, belum lama ini.

Perempuan kelahiran 18 Juni 1976 itu mengaku bisa menerima alasan penggusuran jika demi ketertiban dan keindahan kota. Namun Andi meminta pemerintah menyiapkan rumah pengganti yang layak bagi Ilyas Karim.

Ibu dari Shawn dan Darren itu pun menyoroti kondisi bangsa dan negara setelah merdeka 63 tahun yang lalu. Menurutnya jika masih ada kemiskinan, kebodohan dan korupsi di negeri ini, Andi menilai kalau Indonesia belum dapat dikatakan merdeka sepenuhnya.

"Saya yakin para pahlawan kita akan kecewa kalau melihat kondisi negara kita seperti sekarang ini," lanjutnya.
(fjr/fjr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads