Bahkan Noni menilai laporan Yanuar, supir ambulance itu bukan sebuah masalah untuk kliennya. Oleh karena itu pihak Noni dan kliennya menolak bicara di depan media.
"Itu pasal zaman Belanda aja udah dihapus, lucu aja. Saya tertawa," ujar Noni T. Purwaningsi saat dihubungi detikhot lewat telepon genggamnya, Jumat (8/8/2008) siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak sembarangan kok kalau bicara. Lagian apa yang harus ditakutin. Kita tidak takut sama manusia, kita hanya takut sama Tuhan. Kita tidak akan merubah statement sedikit pun," jelas Noni panjang lebar.
Kalau pun nanti akan berlanjut ke proses persidangan, pihak Nuri akan menghadapi. Namun Nuri akan terus diam, kecuali jika dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
"Hingga saat kita belum ada panggilan, dan kita nggak akan konfrensi pers," tegasnya. (ebi/yla)











































