Sugi dan Wija adalah dua karyawan MS Futsal yang menjadi saksi detik-detik kepergian pelawak Basuki. Menurut keterangan Sugi, teman-teman almarhum mulai main futsal pukul 18.00 dengan booking atas nama Tri Tunggal.
Almarhum datang terlambat dan baru bergabung di lapangan sekitar pukul 18.30. Menurut pengamatan Sugi, almarhum bermain tanpa pemanasan. Sekitar 5 menit sejak masuk ke lapangan tiba-tiba ayah tiga anak itu terjatuh di dekat papan skor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah diberikan nafas buatan, almarhum dilarikan ke RS terdekat yaitu RS Meilia. Ketika dimasukkan ke mobil, saksi mata masih melihat Basuki bernafas tersengal-sengal.
Salah satu karyawan MS Futsal juga ada yang ikut mendampingi ke RS. Pelawak yang juga punya usaha swalayan itu dinyatakan meninggal sekitar pukul 19.00. Pihak kerabat yang menjemput jenazah dan membawa ke rumah duka adalah sahabat almarhum, Rano Karno.
"Sepertinya meninggal di rumah sakit karena pas dibawa masih terlihat ada nafas," ujar Sugi yang mengaku sempat bersalaman dengan almarhum sebelum turun ke lapangan.
(fta/fta)











































