×
Ad

Alasan Sarwendah Pakai Sistem Reimburse untuk Nafkah Anak

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Kamis, 03 Sep 2026 08:05 WIB
Sarwendah saat ditemui di PN Jakarta Selatan. Foto: Febri/detikhot
Jakarta -

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menjelaskan alasan kliennya menggunakan sistem reimburse dalam pemenuhan kebutuhan anak-anaknya dari Ruben Onsu.

Chris mengatakan, sistem tersebut selama ini menjadi mekanisme yang berjalan dalam pemenuhan kebutuhan anak. Sarwendah, terlebih dahulu mengeluarkan uang pribadi untuk berbagai keperluan anak, kemudian mengajukan rincian biaya kepada pihak Ruben Onsu untuk diganti.

"Dulu kan pernah saya bilang, audit keuangan prosesnya seperti apa. Karena kita tahu bahwa keuangan yang disampaikan sistemnya reimburse. Reimburse, setelah itu diajukanlah oleh pihak klien kami, dibaca oleh pihak mereka, dibayarkan, artinya setuju," kata Chris Sam Siwu, kuasa hukum Sarwendah, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).

Menurut Chris, persoalan muncul ketika terdapat sejumlah pengeluaran yang kemudian dipermasalahkan. Ia menegaskan pihak Sarwendah, selama ini menerima ketika ada biaya tertentu yang dicoret atau tidak disetujui.

"Ya kalau diajukan tapi dicoret yang A tidak boleh, yang B tidak boleh, ya sudah diterima aja sama klien kami. Tapi kan sudah dibaca dan dibayarkan, artinya sebenarnya sudah ada persetujuan, ya," ujarnya.

Chris juga menekankan, uang yang diajukan melalui sistem reimburse tersebut bukan untuk kepentingan pribadi Sarwendah. Menurutnya, biaya tersebut berkaitan dengan pemeliharaan dan pendidikan anak.

"Dan angka-angka itu sebenarnya angka-angka untuk pemeliharaan dan pendidikan anak, bukan hanya nafkah tok. Kalau nafkah tok, di-framing lagi seakan-akan, 'Ih besar sekali untuk Sarwendah', padahal tidak ada yang didapat untuk Sarwendah untuk kepentingan pribadi. Semua untuk kebutuhan anak," bebernya.

Chris kemudian menyinggung sejumlah pengeluaran yang menurutnya telah diajukan, dibaca, dan kemudian dibayarkan oleh pihak Ruben Onsu. Karena itu, ia mempertanyakan apabila biaya tersebut kembali dipermasalahkan di kemudian hari.

"Mungkin ada pilihan-pilihan seperti dibilang ada sarang burung, ada segala macam, itu kan sudah diajukan, dilihat, dibaca, lalu ditransfer, artinya kan sudah setuju gitu lo," ungkap Chris.

Ia meminta persoalan tersebut dilihat secara adil karena, pembayaran dilakukan setelah rincian pengeluaran diajukan dan diketahui oleh pihak Ruben Onsu.

"Jangan-jangan kita berpikir, bisa jadi sengaja dibayarkan nanti mau diungkit-ungkit di belakang, akhirnya kan jadi begitu kita gitu. Padahal kan dia sudah lihat, sudah baca, dan sudah disetujui, ditransfer. Nah, itu yang kita bilang fair-lah gitu," pungkasnya.



Simak Video "Video: Sambangi KPAI, Ini 3 Poin Aduan Ruben Onsu soal Anaknya"

(fbr/wes)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork