Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, telah menyusun rencana untuk menyambut hari raya Idul Adha. Secara khusus, kurban kali ini akan diatasnamakan untuk mendiang putranya, Vidi Aldiano, yang telah berpulang pada Maret 2026.
Agenda ini menjadi bagian dari komitmen keluarga dalam menjalankan rangkaian aksi sosial. Harry Kiss ingin memastikan ibadah kali ini berjalan lancar sebagai bentuk dedikasi keluarga.
"Saya bilang, 'Saya yang bayar atas namanya dia (Vidi Aldiano) ini, boleh kan?' 'Boleh, atas nama Vidi boleh sekali'. 'Ya sudah nanti atas nama Vidi'," kata Harry Kiss saat ditemui di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (25/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai jenis hewan yang akan dikurbankan, Harry Kiss mengaku lebih memilih kambing dibandingkan sapi. Ia memiliki alasan tersendiri mengapa konsisten memilih kambing secara individu daripada melakukan kurban sapi secara kolektif atau patungan dengan orang lain.
"Kita kurban dari dulu kambing," tuturnya.
Harry Kiss juga memiliki visi yang lebih luas dalam merayakan Idul Adha. Alih-alih hanya membagikan daging kurban secara konvensional yang jumlah porsinya terbatas, ia lebih tertarik mengemasnya dalam konsep pesta rakyat. Targetnya, ribuan orang bisa menikmati santapan daging kurban tersebut bersama-sama.
"Kami itu lebih senang menyelenggarakan yang kayak pesta rakyat, nyate bareng kurban. Ya kan kalau kurban paling-paling satu potong kambing jadi berapa? 30 kan? Kalau kita bikin acara, 5.000," beber Harry Kiss.
Melalui kurban ini, Harry Kiss berharap nilai-nilai kebaikan yang selama ini melekat pada sosok Vidi Aldiano dapat terus dirasakan oleh masyarakat luas. Baginya, esensi kurban adalah tentang seberapa banyak orang yang bisa merasakan kebahagiaan dan kenyang bersama melalui rezeki yang dibagikan.
(ahs/pus)











































