Ruben Onsu mengungkap kerinduannya kepada anak-anak di tengah proses hukum terkait hak asuh yang masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Salah satu hal sederhana yang paling dirindukannya adalah momen ketika anak-anak memanggilnya dengan sebutan "Ayah".
Ruben dan Sarwendah resmi bercerai pada 2024. Namun, persoalan terkait anak-anak mereka masih berlanjut hingga kini.
Di tengah kondisi tersebut, Ruben mengaku berusaha menerima keadaan. Ia tidak ingin rasa kehilangan momen bersama anak justru membuat dirinya terus terpuruk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu yang paling dirindukan Ruben adalah panggilan "Ayah" dari anak-anaknya. Menurutnya, hal sederhana tersebut memiliki arti besar bagi dirinya.
"Iya itu pasti (kangen dipanggil ayah)," kata Ruben Onsu saat ditemui di kawasan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2026).
Bukan hanya panggilan tersebut, Ruben juga merindukan rutinitas sederhana yang sebelumnya dijalani bersama anak-anak. Mulai dari menghabiskan waktu bersama hingga menjalankan aktivitas sehari-hari sebagai seorang ayah.
Meski rasa rindu itu ada, Ruben berusaha tidak membiarkannya mengganggu kondisi emosionalnya. Ia memilih tetap menjalani kehidupannya dan menyerahkan persoalan yang terjadi kepada Tuhan.
"Iyalah pasti (kangen banget momen bersama anak). Tapi saya tidak pengin itunya (kehilangan momen dengan anak) menjadi bikin saya drop gitu. Tapi saya maunya berjalan, mencoba untuk ya Allah yang kerjakan semuanya lah gitu," tutur Ruben Onsu.
Ruben juga masih berusaha menjaga komunikasi dengan anak-anak melalui pesan singkat. Namun, ia mengaku terkadang memilih menahan diri untuk menghubungi mereka karena khawatir merasa semakin sedih ketika pesan yang dikirim tidak langsung mendapat balasan.
Menurut Ruben, anak-anaknya tentu memiliki kesibukan masing-masing. Karena itu, ia mencoba memahami situasi tersebut dan tidak ingin memaksakan komunikasi.
"Masih, masih gitu (chatting). Ya mungkin mereka punya banyak kegiatan dan aktivitas kan gitu. Jadi saya pun kalau mau nge-chat juga kayak ya udahlah nanti mereka lama balas entar saya jadinya sedih. Jadi ya sudah saya percaya suatu saat nanti ya pasti Allah kasih jalan ya," pungkasnya.










































