Erin Siap Hadapi Laporan Eks ART: Saya Punya Bukti!

Erin Siap Hadapi Laporan Eks ART: Saya Punya Bukti!

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Minggu, 10 Mei 2026 22:02 WIB
erin taulany
Erin Siap Hadapi Laporan Eks ART: Saya Punya Bukti! (Foto: dok Instagram erintaulany)
Jakarta -

Rien Wartia Trigina atau yang akrab disapa Erin menyatakan kesiapan penuh untuk menghadapi laporan dugaan penganiayaan yang dilayangkan oleh mantan asisten rumah tangganya (ART). Mantan istri Andre Taulany ini mengaku tidak gentar karena merasa berada di pihak yang benar dan mengantongi bukti-bukti kuat untuk membantah tuduhan tersebut.

Erin menegaskan akan bersikap kooperatif apabila pihak kepolisian memanggilnya untuk memberikan keterangan terkait laporan penganiayaan tersebut. Ia berkeyakinan seluruh tuduhan kekerasan yang dialamatkan kepadanya tidak akan terbukti karena ia memiliki rekaman pengawas di kediamannya.

"Sangat siap sekali karena saya punya buktinya semua," kata Erin saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kuasa hukum Erin, Sunan Kalijaga, menambahkan kliennya akan mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku sebagai warga negara yang taat. Namun, ia mengingatkan sebuah laporan penganiayaan harus didukung oleh bukti-bukti medis dan kesaksian yang valid untuk bisa diproses lebih lanjut.

"Sebagai warga negara yang baik tentunya klien kami akan mengikuti mekanisme dan prosedur yang ada. Tapi perlu dipahami, katakanlah yang informasi kami terima mengenai penganiayaan itu kan tentu harus terpenuhinya komponen-komponen juga," tutur Sunan Kalijaga.

ADVERTISEMENT

Sunan Kalijaga menekankan pembuktian dalam kasus pidana penganiayaan tidak bisa hanya berdasarkan opini atau cerita sepihak. Pihaknya mempercayai profesionalisme penyidik kepolisian dalam memeriksa kebenaran laporan tersebut, terutama terkait keberadaan hasil visum dan saksi mata.

"Harus bisa dibuktikan dengan adanya yang pertama itu visum, yang kedua saksi gitu loh. Jadi saya kira kami yakin dan percaya bahwa Kepolisian Indonesia itu sangat profesional dan presisi dalam hal ini. Ketika visum itu juga diperiksa apakah ada atau tidak," ujar Sunan Kalijaga.

Di tengah hujatan netizen yang menyerang, Erin meminta publik untuk melihat kasus ini secara berimbang. Ia merasa tindakannya memberikan teguran keras kepada mantan pekerjanya adalah hal yang wajar dilakukan oleh seorang ibu yang ingin melindungi privasi dan keamanan anak-anaknya.

"Ya cobalah apa maksudnya dipahami ini semua. Maksud saya bagaimana sih maksudnya seorang tuan rumah yang punya rumah dan melindungi anaknya tapi data pribadi semua di-share, coba bagaimana ibu-ibu yang mana yang tidak berkenan," ucap Erin.

Perseteruan ini bermula ketika seorang mantan ART bernama Hera melaporkan Erin ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan penganiayaan ringan pada akhir April 2026. Hera menuduh Erin melakukan kekerasan berupa pukulan menggunakan gagang sapu lidi dan tendangan.

Erin membantah keras tuduhan tersebut dan mengklaim teguran yang diberikan murni karena kinerja buruk serta pelanggaran privasi, di mana Hera diduga merekam denah rumah hingga mengunggah foto anak majikan dengan narasi tidak pantas. Kini, Erin telah melaporkan balik Hera atas dugaan pelanggaran data pribadi dan menegaskan telah mengantongi bukti CCTV untuk mematahkan laporan penganiayaan tersebut.




(ahs/mau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads