Klarifikasi Indy Barends soal Video Viral Anak

Klarifikasi Indy Barends soal Video Viral Anak

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Rabu, 15 Apr 2026 07:02 WIB
Indy Barends dan anaknya
Indy Barends dan anaknya, Manuel saat ditemui di kawasan Jakarta. Foto: Ahsan/detikHOT
Jakarta -

Publik sempat dibuat geger dengan unggahan video putra kedua Indy Barends, Manuel Tobias Sarmanella. Dalam video itu, anak Indy, menyinggung kesehatan mental dan dampak ucapan orang tua.

Hal ini membuat netizen bertanya-tanya, apakah hubungan Indy Barends dan sang putra sedang tidak baik-baik saja.

Indy Barends akhirnya buka suara. Sang presenter mengaku, sempat merasa kaget dan bingung saat melihat video tersebut viral. Ia tidak memungkiri sebagai seorang ibu, ada rasa khawatir mengenai apa yang sebenarnya dirasakan oleh Manuel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Gak usah orang lain yang menilai, aku pun ibunya juga merasa 'Ini ada apa?', Tapi ternyata Manuel menjawab, 'Jangan mikirin Mama terus'," kata Indy Barends saat ditemui di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).

Alih-alih meledak dan langsung mengonfrontasi putranya, Indy Barends, memilih untuk memendam pertanyaannya selama dua bulan sebelum akhirnya berani mengajak Manuel bicara dari hati ke hati.

"Aku menunggu waktu sampai dua bulan baru bisa ngobrol tentang video itu, ya kan Manuel ya? Karena, perlu banget hati-hati untuk bisa nanya ini ada apa video itu dibuat," jelas Indy Barends.

Manuel mengatakan, kalau video tersebut sama sekali bukan bermaksud untuk menyudutkan atau menjelekkan Indy Barends sebagai orang tua. Video itu dibuat, sebagai bentuk solidaritas untuk Gen Z yang sering kali dianggap terlalu lembek oleh generasi lama.

"Itu sebenarnya bukan maksud untuk mengatakan mama aku jelek atau apa gitu, atau sesuatu yang buruk atau apa, nggak. Itu awalnya itu aku sebenarnya untuk mem-provoke-kan generasi aku yang generasi aku nih sekarang ini, Gen Z ya," ujar Manuel.

Remaja berusia 17 tahun itu menjelaskan, misinya adalah memberikan motivasi bagi teman-teman sebayanya yang mungkin merasa tertekan oleh ekspektasi atau ucapan orang tua.

"Aku cuma memberi motivasi dari itu bahwa tuh lo itu penting, lo itu masih layak untuk hidup. Jadi jangan pernah untuk menyerah, don't ever give up, follow your dreams," imbuhnya.




(ahs/wes)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads