Manajemen Duga Ada Dalang di Balik Akun yang Fitnah Rossa

Manajemen Duga Ada Dalang di Balik Akun yang Fitnah Rossa

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Senin, 13 Apr 2026 20:11 WIB
rossa
Rossa dalam media sosial miliknya. Foto: dok Instagram itsrossa910
Jakarta -

Manajemen penyanyi Rossa, mencium adanya dugaan keterlibatan kompetitor di balik serangan fitnah di media sosial belakangan ini terkait tudingan melakukan operasi plastik.

Tim hukum Rossa, menemukan indikasi kuat narasi negatif yang tersebar memiliki pola yang serupa satu sama lain. Penggunaan kalimat yang seragam di berbagai platform media sosial, memperkuat dugaan ada pihak tertentu yang mengoordinasi gerakan tersebut.

"Dari yang saya lihat ini sudah terkoordinir dengan baik ya, saya duga atau diduga ini mungkin kompetitor-kompetitor yang tidak menyukai keberadaan Mbak Rossa yang masih terus tetap eksis," kata kuasa hukum Manajemen Rossa, Natalia Rusli, dalam konferensi pers di kawasan Darmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Dugaan ini diperkuat, dengan fakta akun-akun yang menyebarkan hoaks itu menggunakan pola yang identik.

"Diduga ada yang mengkoordinir sehingga ini, terorganisir dengan baik saya lihat kata-katanya template semuanya seperti itu," tutur Natalia Rusli.

Selain pola kalimat yang seragam, tim manajemen juga mendeteksi adanya keterlibatan akun-akun media tertentu yang memang dikenal sering memproduksi konten negatif.

"Pembicara-pembicara di media tersebut adalah, yang sudah biasa memang isinya adalah menjatuhkan reputasi, harga diri, nama baik seseorang," ujar Natalia Rusli.

Juru Bicara Manajemen Rossa, M. Ikhsan Tualeka, turut mengamini dugaan adanya upaya sistematis untuk menurunkan nilai jual Rossa di industri hiburan. Menurutnya, serangan masif ini memiliki tujuan akhir untuk men-downgrade posisi Rossa sebagai salah satu diva tanah air.

"Kita perlu tegaskan bahwa kenapa, kita melakukan somasi hari ini karena ini sudah terkesan sistematis untuk menjatuhkan atau men-downgrade beliau sebagai seorang pesohor di Tanah Air," beber Ikhsan Tualeka.

Berdasarkan hasil penelusuran tim manajemen, akun-akun tersebut memiliki rekam jejak yang sama dalam menyerang individu tertentu.

"Kita tracking ya, misalnya posting akun A dia mendiskreditkan kemudian postingan-postingan sebelumnya nadanya sama," pungkas Ikhsan Tualeka.




(ahs/wes)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads