Aktris sekaligus penyanyi, Agatha Chelsea, resmi melabuhkan pilihan studi magisternya ke Harvard University.
Sebelumnya, ia sempat bimbang usai menembus seleksi empat universitas bergengsi dunia, yaitu Harvard, Columbia, New York University (NYU), dan National University of Singapore (NUS).
Pengumuman ini, menjadi sorotan mengingat proses masuk di kampus-kampus top dunia tersebut dikenal sangat ketat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"After much deliberation, I'm choosing Harvard," tulis Agatha Chelsea melalui akun Instagram pribadinya.
Keputusan menempuh pendidikan di kampus Ivy League tersebut, tidak diambil secara instan oleh Agatha Chelsea. Lulusan sarjana Neuroscience dari University of Melbourne ini, harus melewati pertimbangan panjang untuk memilih tempat belajar yang sejalan dengan visi masa depannya.
"Rasa bahagia yang saya rasakan bahkan sulit digambarkan dengan kata-kata," ungkapnya kepada detikcom, Selasa (31/3/2026).
Harvard University, pada akhirnya dinilai sebagai ekosistem pendidikan yang paling ideal untuk mewadahi tujuan besar Agatha Chelsea. Kampus bergengsi di Amerika Serikat ini diyakini, mampu membantunya mewujudkan inovasi pendidikan berbasis ilmu saraf yang selama ini ia gagas.
"Pada masa itu juga saya menemukan arah yang terasa sangat bermakna bagi saya, yaitu menjembatani learning science dan media," jelas Agatha Chelsea.
Faktor rekam jejak impian masa lalu juga turut mengambil peran penting dalam pengambilan keputusan ini. Kampus yang berlokasi di Massachusetts tersebut, memang sedari awal sudah menempati posisi puncak dalam daftar incaran utamanya saat mendaftar program pascasarjana.
"Sejak awal ada dua universitas yang diam-diam selalu berada di daftar teratas saya, Harvard dan Columbia. Keduanya adalah mimpi lama saya," pungkasnya.
(ahs/wes)











































