Duh! Ayah Dinar Candy Bikin Peserta Lomba Ngaji Kena Mental

Duh! Ayah Dinar Candy Bikin Peserta Lomba Ngaji Kena Mental

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Selasa, 03 Mar 2026 09:09 WIB
Dinar Candy saat wisuda S1
Dinar Candy dan ayahnya dalam media sosial miliknya. Foto: instagram Dinar Candy
Jakarta -

Ada kejadian lucu dan tak terduga, di tengah acara lomba mengaji online yang digelar oleh Dinar Candy selama bulan Ramadan.

Niat awal Dinar Candy yang hanya ingin seru-seruan membagikan THR kepada para followers-nya, mendadak berubah menjadi panggung audisi MTQ.

Kehadiran ayah kandung Dinar Candy, Acep Ginayah Sobiri, yang ikut nimbrung dalam siaran langsung tersebut membuat suasana mendadak tegang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Bukan rahasia lagi, jika ayah Dinar Candy adalah seorang ustaz sekaligus guru ngaji membuat telinganya sangat peka terhadap pelafalan dan tajwid ayat suci Al-Qur'an.

"Kemarin Bapak sempet masuk ke live aku. Dia agak pedes, karena dia kan pesantrennya tuh 14 tahun, jadi dia ngerti kayak makhraj-nya," kata Dinar Candy sambil tertawa saat ditemui di Studio Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

Ayah Dinar Candy rupanya gemas saat mendengar bacaan peserta yang tajwidnya berantakan. Ia langsung melontarkan kritik pedas terhadap beberapa peserta.

"'Wah ini mah kurang! Tajwidnya ini mah kurang!' Bilang ke peserta itu, suruh belajar lagi lah, katanya gitu," ujar Dinar Candy menirukan gaya bicara ayahnya.

Melihat ayahnya yang terlalu serius dalam acara lombanya membuat Dinar Candy ketar-ketir. Ia khawatir, para peserta yang aslinya sangat antusias ikut lomba malah merasa ciut dan takut untuk unjuk gigi.

"Kata aku, 'Bapak, sabar-sabar Pak, ini kasihan ibu-ibu! Digituin kena mental ntar. Sabar-sabar Pak, ini niatnya itu mau berbagi'," ujar Dinar Candy mengulang kepanikannya saat menegur ayahnya.

Dinar Candy kemudian menjelaskan, sudah memiliki sistem penilaian tersendiri. Ia tetap mengapresiasi semua peserta namun memberikan standar khusus bagi mereka yang memang memiliki bacaan setingkat lulusan pesantren.

"Kalau yang bagus kita tandain ini bagus banget, ini bagus aja, ini VIP, gitu aku tandain," pungkasnya.

Saksikan Live DetikPagi:




(ahs/wes)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads