Viral memoar Broken Strings, Aurelie Moperemans banjir dukungan karena berani speak up dan bisa keluar dari grooming yang dialami. Namun, Hesti Purwadinata yang sempat memposting dukungan untuk Aurelie Moeremans mengaku dapat ancaman.
Pesan ancaman itu sampai ke tangan suami Hesti, Edo Borne. Edo unggah layar ponselnya yang memperlihatkan WhatsApp dari peneror. Pesan itu diketahui dikirim lewat WhatsApp ke nomor Edo Borne, suami Hesti Purwadinata.
"Gw tunggu feedback-nya, ya, bro. Gw lewat elu, karena gw masih respect sama lu sebagai suami Hesti, dan gw kenal elu juga. Tolong feedback-nya. Oke bro," tulis pesan si peneror.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oke, do, gw sudah berusaha menjangkau kalian berdua, ya, tapi kelihatannya memang tidak direspons. Gw tunggu 1x24 jam, ya, bro. Kalau memang tidak ada respons, jadi gw tahu mesti menempuh jalur hukum apabila diperlukan," tulis pesan itu lagi.
Namun, Edo nggak menggubris pesan tersebut. Unggahan itu mengundang dugaan netizen kalau sosok yang ditulis sebagai Boby dalam Broken Strings yang mengirimkan pesan tersebut ke Edo, suami Hesti.
Roby Tremonti yang merasa tersindir dengan isi memoar Aurelie Moeremans, memberikan klarifikasi soal dirinya yang merasa dituduh sudah melakukan pengancaman. Ia membantah telah melakukan pengancaman kasar kepada keluarga Hesti Purwadinata.
Roby Tremonti dengan sendirinya mengakui mengirim pesan kepada suami Hesti, Edo Borne. Dia menghubungi Edo Borne melalui Direct Message (DM) Instagram dan WhatsApp karena merasa memiliki hubungan pertemanan yang baik.
Ia merasa perlu bertanya langsung karena unggahan Hesti Purwadinata dianggap memvalidasi narasi buku yang menyudutkan namanya.
"'Do, gimana kabar? Gue dapat kabar dari teman gue, Hesti ikut-ikutan sebarin link bukunya Aurelie'," bunyi pesan yang dibacakan Roby Tremonti dalam ponselnya kepada Edo saat ditemui di kawasan Cibinong, Jawa Barat, Selasa (13/1/2026).
Aktor berusia 45 tahun itu mengaku sangat kecewa. Dia merasa Hesti yang pernah syuting bareng, justru ikut memojokkannya. Menurut Roby, pernyataan Hesti yang berharap pelaku dalam buku tersebut tidak diberi panggung lagi, secara tidak langsung mengancam mata pencariannya di dunia hiburan.
"Wajar saya merasa sakit hati? Sangat wajar menurut saya. Hesti tahu orangnya, pernah syuting bareng dan kenal, dan memvalidasi, 'Aku sungguh berharap dia tidak pernah lagi diberi panggung'. Pekerjaan saya di dunia syuting, berarti kan pengin diboikot orangnya ?" ujar Roby Tremonti.
Bintang film Chrisye itu menegaskan penyebutan jalur hukum dalam chat tersebut adalah haknya sebagai warga negara apabila diperlukan padaa kemudian hari.
"'Saya mendoakan sehat selalu ya Do. Gue tunggu 1x24 jam ya Bro, kalau memang tidak ada respons jadi gue tahu mesti menempuh jalur hukum apabila diperlukan'. Saya mengatakan apabila diperlukan, bukan berarti saya pasti ke jalur hukum," jelas Roby Tremonti, kembali membacakan pesan yang dia kirim kepada suami Hesti Purwadinata.
(pus/dar)











































