Mimpi Besar Dustin Tiffani Pengin Bangun Kerajaan

Mimpi Besar Dustin Tiffani Pengin Bangun Kerajaan

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Minggu, 11 Jan 2026 20:02 WIB
Mimpi Besar Dustin Tiffani Pengin Bangun Kerajaan
Mimpi Besar Dustin Tiffani Pengin Bangun Kerajaan. (Foto: Febryantino/detikcom)
Jakarta -

Dustin Tiffani bicara soal harapan dan target kariernya di tahun 2026. Presenter sekaligus kreator konten itu berharap kiprahnya di dunia digital semakin kuat dan berkembang ke berbagai lini.

"Ya harap karier gue yang pastinya semoga di perduniaan digital makin kuat, makin kencang. Mau di lini dunia digital YouTube, terus televisi, terus bahkan sekarang saya menjadi pro player aka live streaming gamers," kata Dustin kepada detikcom di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, kemarin.

Saat ini, Dustin juga aktif sebagai streamer game. Ia rutin melakukan siaran langsung beberapa kali dalam sepekan dengan jadwal malam hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dustin streaming, Dustin gamers. Jamnya itu setiap main saya tiap bisa seminggu empat kali di jam 10-an. Sudah siap live streaming. Malam jam 10, jam 10 malam pastinya. Namanya 'Batuk Gaming' di situ," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Tak hanya soal popularitas, Dustin mengaku memiliki mimpi besar di tahun 2026. Ia mau membangun usaha sendiri dan menciptakan lapangan pekerjaan.

"Ya mungkin pengin banget punya kerajaan sendiri ya, jadi kita bisa bekerja punya usaha sendiri, menghasilkan sesuatu misalnya dari YouTube sendiri dan bisa mempekerjakan orang gitu," ujarnya.

Keinginan tersebut membuat Dustin tertarik untuk menjadi bos bagi bisnis yang dirintis ke depan.

"Pengin, pengin. Dan pengin usaha-usaha juga nantinya," katanya.

Soal pencapaian pribadi, Dustin bersyukur sudah memiliki rumah sejak 2024 lalu.

"Oh kalau rumah sudah kemarin alhamdulillah di tahun 2024 kemarin. Jadi tinggal ya kalau anak sedikasihnya, seiring berjalannya waktu," tuturnya.

Terkait rencana memiliki anak, Dustin mengaku sudah memiliki program khusus bersama sang istri.

"Program ada, kita harus tetap terkoordinasikan program anak," pungkasnya.




(fbr/mau)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads