Pihak Icel Tanggapi Klaim Anrez Adelio Soal Siap Tanggung Jawab

Pihak Icel Tanggapi Klaim Anrez Adelio Soal Siap Tanggung Jawab

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Selasa, 06 Jan 2026 17:07 WIB
Pihak Icel Tanggapi Klaim Anrez Adelio Soal Siap Tanggung Jawab
Pihak Icel Tanggapi Omongan Anrez Adelio Soal Siap Tanggung Jawab. (Foto: dok Instagram friceildaprillea)
Jakarta -

Aktor sekaligus presenter Anrez Adelio tengah menjadi sorotan publik setelah diduga menghamili seorang perempuan bernama Friceilda Prillea atau yang akrab disapa Icel. Atas dugaan tersebut, pihak Icel menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya.

Kuasa hukum Icel, Santo Nababan, angkat bicara terkait pernyataan Anrez yang menyebut telah bertanggung jawab dan berupaya menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan sebelum kasus ini mencuat ke publik.

"Ini kan sudah proses hukum. Silakan saja disampaikan ke penyidik Polda Metro Jaya. Kalau memang itu versinya dia, terserah dia, sampaikan saja ke penyidik," ujar Santo Nababan di Polda Metro Jaya, Selasa (6/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya motif lain hingga Icel kembali menempuh jalur hukum, Santo mengaku tidak ingin berspekulasi. Ia menegaskan pihaknya telah mengambil langkah hukum dan menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada kepolisian.

"Kami sudah melakukan upaya hukum. Untuk hal-hal lain, teman-teman bisa tanyakan ke pihak kepolisian," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Terkait pemanggilan pihak-pihak yang terlibat, Santo menyebut hingga kini belum ada kliennya yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Ia juga menanggapi isu adanya rencana konferensi pers dari pihak terlapor.

"Katanya sih begitu, ya kita tunggu saja," katanya.

Menanggapi klaim adanya itikad baik dan penyelesaian secara kekeluargaan dari pihak Anrez sebelum kasus ini viral, Santo menilai jika benar ada itikad baik, perkara tersebut tidak akan berujung terhadap laporan polisi.

"Kalau ada itikad baik, gak mungkin sampai ada laporan," tegasnya.

Santo menjelaskan alasan Icel membawa kasus ini ke ranah hukum adalah untuk menuntut keadilan bagi dirinya dan bayi yang dikandungnya. Ia juga menyebut tidak adanya komunikasi yang jelas dari pihak terlapor hingga laporan polisi dibuat.

"Yang bersangkutan menuntut keadilan bagi dia dan bayinya. Sampai laporan itu terjadi, tidak ada komunikasi. Siapa yang dihubungi? Ke siapa dikomunikasikan?" ujarnya.

Ia menegaskan bahwa komunikasi antara kedua belah pihak bukan hanya terputus, melainkan tidak pernah terjalin secara jelas.

"Bukan cuma terputus, memang gak ada komunikasi," katanya.

Terkait klaim penyelesaian kekeluargaan, Santo kembali menegaskan agar hal tersebut dibuktikan di hadapan penyidik.

"Kekeluargaan yang mana? Kalau memang ada, silakan disampaikan ke penyidik. Ini sudah ranah penyidik," ujarnya.

Santo juga membantah adanya kesepakatan tertulis antara kliennya dan pihak Anrez.

"Katanya ada kesepakatan, tapi kesepakatan apa? Kalau ada kan pasti hitam di atas putih," tegasnya.

Lebih lanjut, Santo mengungkapkan bahwa dalam laporan tersebut juga disinggung adanya dugaan penyuruhan untuk melakukan aborsi.

"Itu sudah kami sampaikan. Yang bersangkutan menyuruh untuk minum obat dengan tujuan menggugurkan. Semua itu sudah di kepolisian, sudah dalam proses penyelidikan dan penyidikan," pungkasnya.




(fbr/mau)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads