Kronologi Perjalanan Ferry Pasca Kematian Alda

Kronologi Perjalanan Ferry Pasca Kematian Alda

- detikHot
Senin, 07 Mei 2007 18:47 WIB
Jakarta - Meninggalkan Alda Risma tak pernah terbayangkan sebelumnya oleh Ferry Surya Perkasa. Kekasih Alda itu terus bersikeras tak pernah berusaha menghilangkan nyawa Alda.Jika biasanya keluarga Alda angkat bicara, kini giliran Ferry. Ia pun menggelar jumpa pers di Dapur Sunda, Kafe Tenda Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (7/5/2007).Sesudah mengetahui Alda meninggal, Ferry kembali ke rumahnya. Sebelumnya ia sempat menelepon sang ibunda dan menceritakan semua kronologi kejadian tersebut setibanya di rumah.Tak lama berselang, Ferry pun pergi ke Singapura. Bukan untuk melarikan diri tetapi berobat. Ia mengobati penyakit lever yang dideritanya di Singapura.Di sana ia mengaku sempat stres karena kepergian Alda. Ferry pun sempat dirawat 4 hari di rumah sakit. Setelah pikirannya tenang, Ferry pun akhirnya menyerahkan diri ke polisi."Dia pergi ke Singapura, tapi bukan melarikan diri, tapi dia untuk berobat lever-nya. Dan dia stres juga karena kekasihnya meninggal. Di sana Ferry sempat dirawat 4 hari," ujar pengacara Ferry, M. Zacky Tanjung.Zacky juga menuturkan bahwa kliennya benar-benar tidak punya niat sedikitpun untuk menghilangkan nyawa Alda. Sayangnya beberapa bukti pun tidak diselidiki lebih lanjut. Seperti sperma yang ditemukan di handuk. Sperma tersebut tak diselidiki milik siapa."Pada hari itu juga saya langsung telpon keluarga Alda dan saya perlu luruskan bahwa saya bukan ditangkap oleh polisi, melainkan menyerahkan diri sendrii atas keinginan saya," tutur Ferry. (yla/yla)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads