Reaksi Tamara Bleszynski Digugat Saudara Kandung Rp 34 M

ADVERTISEMENT

Reaksi Tamara Bleszynski Digugat Saudara Kandung Rp 34 M

Dicky Ardian, Andi Saputra - detikHot
Kamis, 26 Jan 2023 10:58 WIB
Jakarta -

Tamara Bleszynski digugat saudara kandungnya, Ryszard Bleszynski. Sang artis kemudian memberikan respons.

Gugatan itu masuk ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Dilansir dari website resmi PN Jaksel, gugatan itu terdaftar dengan nomor 87/Pdt.G/2023/PN JKT.SEL.

Gugatan itu diawali pada 2001 soal biaya pengobatan ayah mereka, Zbigniew Bleszynski hingga USD 130 ribu. Mereka sepakat biaya itu ditanggung oleh keduanya.

Akan tetapi, kesepakatan itu tidak berjalan dengan baik. Hingga akhirnya Ryszard Bleszynski mengajukan gugatan ke PN Jaksel.

Berikut isi gugatan Ryszard Bleszynski kepada Tamara Bleszynski :

1. Menghukum Tergugat untuk membayar kerugian kepada Penggugat sebesar Rp 4.022.335.099 dengan perincian sebagai berikut:

-Kerugian uang sebesar 50% dari USD 103,051.83 yang mana Tergugat belum membayar kepada Penggugat sampai dengan gugatan a-quo ini diajukan sebesar USD 51.525.92;
-Kerugian sebesar USD 51.525,92 jika diinvestasikan dalam bentuk deposito oleh Penggugat akan memperoleh keuntungan sebesar Rp 4.022.335.099 ditambah bunga yang bervariasi dalam setiap tahunnya dalam kurun waktu 21 Tahun mengacu pada bunga bank.

2. Kerugian immateril sebesar USD 2.000.000 (Rp 30 miliar dengan kurs Rp 15 ribu-red).

3. Menyatakan sah dan berharga sita jaminan terhadap 20% atau 200 (dua ratus) lembar saham atas nama Tamara Bleszynski Pasya berdasarkan Akta No 68 tanggal 31 Mei 2005 milik Tergugat di PT Hotel Bukit Indah Puncak yang beralamat di Jalan Raya No. 116, Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Menanggapi gugatan itu, Tamara Bleszynski melalui pengacaranya, Djohansyah, mengaku belum mendapatkan informasi tersebut.

"Klien kami Tamara belum mendapat pemberitahuan yang resmi dan patut terkait perihal gugatan tersebut jadi kami belum bisa komentar lebih jauh. Terima kasih," ujarnya kepada detikcom, Kamis (26/1/2026).

(dar/pus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT