Merasa Dirugikan, Japto Soerjosoemarno Ogah Bertemu Wanda Hamidah

ADVERTISEMENT

Merasa Dirugikan, Japto Soerjosoemarno Ogah Bertemu Wanda Hamidah

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Senin, 05 Des 2022 19:44 WIB
Wanda Hamdiah
Foto: Febri/detikHOT
Jakarta -

Sri Dharen, kuasa Hukum Japto Soerjosoemarno, mengatakan dalam agenda mediasi di Mabes Polri sempat terjadi saling menyinggung kepemilikan lahan yang disengketakan. Namun pada akhirnya, pihak Wanda Hamidah meminta untuk dipertemukan dengan Japto karena belum sempat bertemu.

"Baru saja selesai mediasi, kurang lebih sekitar satu jam lebih. Awalnya dari pihak Wanda mempertanyakan tentang hak milik kita. Lalu, kita bertanya balik terkait hak miliknya mereka, setelah kita lakukan komunikasi, akhirnya pihak Wanda memohon waktu kepada Pak Japto agar dipertemukan," kata Sri Dharen di Mabes Polri Jakarta Selatan pada Senin (5/12/2022).

Dalam agenda itu, Sri Dharen mengatakan kliennya belum bisa hadir di mabes Polri untuk mediasi dengan Wanda Hamidah. Sri mengatakan, Japto Soerjosoemarno tak bersedia hadir karena sudah merugikan dan merusak reputasi dirinya.

"Karena kebetulan hari ini Pak Japto tidak hadir. Ya karena beliau tidak berkenan hadir kebetulan beliau juga sibuk. Tapi lebih tepatnya beliau tidak berkenan hadir karena merasa Wanda sudah sangat merugikan dan mengganggu reputasi beliau," bebernya.

Sebelumnya Wanda mengunggah postingan yang dianggap menyinggung Japto Soerjosoemarno. Sebelumnya keduanya saling bersengketa terkait kepemilikan lahan.

"Pak Japto terus terang merasa dirugikan dan sangat terganggu oleh reputasi beliau dengan statement-statement oleh postingan-postingan yang dilakukan oleh Wanda Hamidah," ungkapnya.

Dalam postingan itu, Sri Dharen mengatakan sempat ada perdebatan terkait legalitas status tanah yang disengketakan.

"Postingan yang dilakukan oleh Wanda Hamidah, mereka bertanya tentang status legalitas yang kita miliki terhadap tanah tersebut. Saya hanya tanya 4 pertanyaan, SIP tersebut atas nama siapa? Lalu SIP itu mati tahun berapa? Siapa yang menghuni rumah tersebut? Dan kenapa Wanda Hamidah yang bersuara? Jawabannya tidak seperti yang saya expect karena yang memiliki disini yang memiliki orang lain, yang tinggal orang lain, yang bersuara orang lain lagi," bebernya.

Sri juga mengatakan mengapa Wanda Hamidah kemudian membawa-bawa nama Japto Soerjosoemarno. Padahal Wanda sendiri bermasalah dengan Pemda DKI.

"Tapi apa kaitannya mereka mem-blow up nama Pak Japto? Mereka kan punya masalah dengan DKI, yang mau mengosongkan kan DKI, kenapa nama Pak Japto yang harus di-blow up?" pungkasnya.



Simak Video "Kasus Sengketa Lahan Wanda Hamidah yang Berujung Laporan Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(fbr/dal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT