Parodi Lion Air Lelah Miskin Project Berujung Laporan Polisi

ADVERTISEMENT

Round-Up

Parodi Lion Air Lelah Miskin Project Berujung Laporan Polisi

Tim detikcom - detikHot
Rabu, 02 Nov 2022 06:30 WIB
Marshel Widianto saat ditemui di salah satu kawasan di Jakarta.
Foto: Noel/detikHOT
Jakarta -

Lelah Miskin Project (LMP) disentil usai membuat parodi Lion Air. Marshel Widianto sebagai pemilik pun ikut terseret.

Akhirnya, tiga anggota komika Lelah Miskin Project, yaitu Alif Baihaqi, Adi Maulana, dan Daus membuat video permintaan maaf.

"Kami bertiga ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya atas video konten yang telah kami upload melalui akun @lelahmiskinproject yang secara langsung atau tidak telah merugikan banyak pihak, termasuk pihak Lion Group," kata Alif Baihaqi dalam video tersebut.

"Kejadian ini akan menjadi pengingat kami dalam membuat konten kedepannya untuk lebih baik dan bijak lagi. Kami berharap permintaan maaf kami bisa diterima oleh seluruh pihak. Terima kasih, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh," tutupnya.

Selang beberapa hari setelahnya, Lion Air menjawab permintaan maaf itu dengan laporan polisi. Tak hanya akun @lelahmiskinproject, mereka juga melaporkan akun @ramdanalamsyah.id.

Kedua akun itu mengunggah video berjudul 'Ngintipin Lion di Udara' dan 'Mencekam Lion Air Terbakar Mesinnya Stop Sementara Penerbangan Seluruh Lion Air' yang menyebut nama maskapai Lion Air.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan pihaknya telah mempelajari isi konten video tersebut dan sudah melaporkan ke Bareskrim Polri. Danang mengatakan konten tersebut bersifat negatif dan pencemaran nama baik.

"Lion Air telah mempelajari terkait isi konten video dimaksud dan sudah melaporkan kepada pihak berwenang (pada tingkat markas besar Kepolisian-Badan Reserse Kriminal) guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan atas tindakan yang sudah dilakukan @lelahmiskinproject dan @ramdanalamsyah.id serta pengawasan dan pengendalian. Langkah ini untuk menentukan rekomendasi keputusan hukum berikutnya," ujar Danang, dalam keterangannya.

"Isi konten video tersebut telah mengalami penyebarluasan informasi atau dokumen elektronik yang memiliki atau bersifat negatif, tendensius, pencemaran nama baik, merugikan perusahaan serta mempengaruhi warganet dan masyarakat," lanjut dia.

Marshel Widianto pun angkat bicara soal laporan pihak Lion Air. Hal tersebut diungkap melalui akun Instagram pribadinya.

"Aku cinta @lionairgroup," tulis Marshel Widianto dilihat detikcom, Selasa (1/11/2022).

detikcom sudah menghubungi Lelah Miskin Project dan Marshel Widianto tapi belum ada tanggapan mengenai hal ini.



Simak Video "Lion Air Polisikan 2 Akun Medsos, Kontennya Dinilai Cemarkan Nama Baik"
[Gambas:Video 20detik]
(dal/dar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT