Korban KDRT Butuh Didengar Tanpa Dihakimi

ADVERTISEMENT

Korban KDRT Butuh Didengar Tanpa Dihakimi

Desi Puspasari - detikHot
Selasa, 18 Okt 2022 13:42 WIB
Andien
Andier beri pesan untuk korban KDRT. Foto: Febri/detikcom
Jakarta -

Andien pernah menjadi korban kekerasan oleh mantan pacar. Kasus KDRT jadi sorotan karena ternyata dalam banyak kasus, korban ditekan hingga membuatnya memilih untuk diam.

Seperti Andien, selama 9 bulan menjadi korban kekerasan mantan pacar, ia memilih untuk menyembunyikan semua yang dialami. Dia bahkan rela berbohong kepada orang tua ketika tubuh penuh lebam dan luka akibat ulah mantan pacar.

"Aku bohong terus ke orang tua kalau bonyok aku bilang tadi naik sepeda jatuh, kayak kapan juga naik sepedanya, kejedod, kebeset juga susah bilangnya. Berusaha sebisa mungkin ditutupi. Belum lagi kalau nyanyi, wajah biru, make up artisnya bingung. Aku nggak pernah cerita jujur ke Mama," cerita Andien di Studio 41 FYP, Mampang, Jakarta selatan.

Andien berharap ceritanya bisa menjadi pelajaran untuk perempuan yang mengalami abusive relationship. Andien berpesan para korban harus yakin dirinya jauh lebih berharga.

"Aku pesan semua yang sedang mengalami abusive relationship, kamu harus yakin dan percaya diri kamu berharga. Kamu terlalu berharga untuk bisa mengenyam relationship seperti demikian," pesannya.

Untuk orang-orang yang berada di sekitar korban KDRT atau kekerasan jangan asal menilai. Korban KDRT dan kekerasan hanya butuh didengar tanpa ditambah dengan penilaian yang justru membuat mereka merasa dihakimi.

"Kamu punya banyak sekali orang untuk dicurhati, teman, orang tua. Aku pengin garis bawahi orang-orang yang ada di sekitar korban KDRT atau abusive relationship, mereka adalah korban yang sangat rentan. Pasti pikirannya kalut banget, seperti aku pada saat itu kalut banget. Mereka perlu didengarkan tanpa di-judge. Dia perlu diempatikan sama orang jangan malah, 'Kalau gue bisa gini kenapa lo nggak bisa?' Bukan gitu. Tidak dituntut banyak dan lebih diberi empati, dipeluk. Akhirnya si korban ini bisa komunikasi dengan tenang," kata Andiena.

"Aku kan saat itu bohong, karena kalau aku cerita ke teman langsung disuruh putus atau mantan aku saat itu dipukuli teman-teman aku. Aku merasa situasinya udah nge-judge," tukasnya.

Simak juga video 'Curhat Andien Aisyah Pernah Alami Kekerasan oleh Mantan Pacar':

[Gambas:Video 20detik]



(pus/nu2)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT