ADVERTISEMENT

Mimpi Buruk Meghan Markle: Pangeran William

Tim detikcom - detikHot
Senin, 03 Okt 2022 09:46 WIB
LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 14: Prince Harry, Duke of Sussex and Meghan, Duchess of Sussex, Prince William, Prince of Wales and Catherine, Princess of Wales walk behind the coffin as they arrive in The Palace of Westminster after the procession for the Lying-in State of Queen Elizabeth II on September 14, 2022 in London, England. Queen Elizabeth IIs coffin is taken in procession on a Gun Carriage of The Kings Troop Royal Horse Artillery from Buckingham Palace to Westminster Hall where she will lay in state until the early morning of her funeral. Queen Elizabeth II died at Balmoral Castle in Scotland on September 8, 2022, and is succeeded by her eldest son, King Charles III.  (Photo by Nariman El-Mofty-WPA Pool/Getty Images)
Foto: Nariman El-Mofty-WPA Pool/Getty Images
Jakarta -

Sejumlah media menyebut Raja Charles III berniat mengasingkan secara permanen Meghan Markle dan Pangeran Harry. Apalagi keduanya telah memutuskan menetap di California bersama kedua anaknya.

Namun rupanya, Raja Charles III tak pernah menjadi kekhawatiran Meghan Markle. Karena menurutnya, sang raja sangat menyukainya.

Yang jadi masalah adalah ketika Charles turun takhta dan posisinya digantikan oleh Pangeran William. Sumber menyebut kondisi itu adalah sebuah mimpi buruk bagi Meghan Markle.

Dikutip dari Yahoo News, selama ini Meghan Markle mencoba untuk mencuri hati Pangan William. Hal yang sama juga dilakukan oleh Meghan kepada Kate Middleton.

Namun, hal tersebut gagal dilakukan. Apalagi setelah wawancara Meghan Markle dengan Oprah Winfrey yang melukai keluarga kerajaan.

"William tak bisa berdamai dengan Meghan terlepas apa yang publik lihat di Windsor baru-baru ini," ungkap sumber.

Seperti yang diketahui, Pangeran William dan Putri Kate mengajak serta Pangeran Harry dan Meghan Markle untuk bertemu publik di luar Kastil Windsor di masa berkabung Ratu Elizabeth II. Keempatnya menerima ucapan belasungkawa dari publik Inggris.

"William memainkan permainan yang sangat panjang. Meghan Markle takut pada William karena, hingga kini, ia sama sekali tak menunjukkan ketertarikan apa pun pada Meghan," lanjutnya.

Walaupun begitu, hal yang sama tidak akan terjadi pada Pangeran Harry. Ia akan selalu diterima oleh kerajaan karena mau bagaimana pun, Harry adalah keluarga.

"Harry akan selalu diterima. Tapi tidak akan ada, tidak satu pun, yang mempercayai isi kepala, pikiran, dan otak Meghan Markle. Sesederhana itu," pungkas sumber.



Simak Video "Meghan Markle yang Lagi-lagi Langgar Protokol Kerajaan Inggris"
[Gambas:Video 20detik]
(dal/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT