ADVERTISEMENT

Kata Ustaz: Awas Bisa Dosa! Salat Jangan Sat Set Sat Set

Tim detikcom - detikHot
Kamis, 29 Sep 2022 06:00 WIB
Ustaz Ahmad Bani
Ustaz Ahmad Bani. Foto: dok. Tangkap Layar Islam Itu Indah
Jakarta -

Jangan pernah menunda waktu salat. Jangan juga meninggalkan salat meski waktu sudah mepet.

Bagaimana salat di waktu mepet? Ada kelonggaran, tapi kalau memang ada sesuatu yang tak bisa ditinggal. Misalnya seorang dokter yang sedang melakukan operasi.

Kata Ustaz mengambil nasihat dari Ustaz Ahmad Bani dalam Islam Itu Indah. Allah SWT sudah menentukan salat dengan waktu yang ditentukan.

Dalam waktu yang mepet, salat tetap tak boleh dilakukan dengan tergesa-gesa. Tapi, awas jangan sampai salat yang sah justru menjadi dosa.

Berikut penjelasan dari Ustaz Ahmad Bani:

Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW yang dikeluarkan oleh Imam Ahmad mengatakan pada kita, 'barang siapa yang selalu menjaga salat maka dia akan mendapatkan cahaya, petunjuk, dan juga keselamatan di hari kiamat. Barang siapa yang tidak menjaga salatnya maka tidak akan mendapat keselamatan, tidak mendapatkan cahaya, tidak mendapatkan tuntunan dan bimbingan dari Allah SWT. Bahkan besok di saat hari kiamat dia dibangkitkan bersama Qarun, Firaun, Haman, dan Ubay bin Khalaf.

Maka sejatinya, apa pun kondisinya jangan pernah tinggalkan salat.

Masalahnya Ustaz, kadang kita mepet ada kesibukan yang nggak bisa ditinggalkan. Misalkan seorang dokter yang sedang melakukan operasi, kan nggak mungkin kita permisi dulu ya mau salat dulu. Bagaimana? Diselesaikan dulu tapi waktu mepet, kita kebut atau bagaimana?

Pertama Allah SWT mengatakan, 'Sesungguhnya salat itu kewajiban yang sudah Allah tentukan waktunya.' Tapi di antara rahmat Allah SWT itu waktu salat ini disediakan dalam bentuk waktu yang cukup. Maka ada kaidah, kalau kondisi sedang darurat, genting hukum ini melonggar, tapi kalau kondisi sudah normal hukum kembali lagi. Jadi hukum berlaku normal kalau kondisi normal sedang tidak ada masalah aman-aman saja. Tapi kalau kondisi darurat maka hukum akan menyesuaikan.

Bagaimana kalau dilakukan saat waktu mepet? Meski mepet, tapi tetap jangan terburu-buru. Karena Rasulullah SAW mengatakan, barang siapa salat subuh nih dia masuk di awal waktu, tapi dapat satu rakaat sudah terbit matahari, rakaat kedua udah kelihatan matahari. Kata Rasulullah SAW, meski begitu tetap selesaikan terhitung sudah dapat salat subuh.

Barang siapa salat ashar, bangkit dari sujud udah azan magrib, ini gimana? Sat set sat set atau gimana? Tetap lanjutkan pelan-pelan tidak tergesa-gesa dan tidak terburu-buru. Tetap dapat salatnya adaan bukan qadaan. Tapi, itu kalau ada uzur (halangan).

Kalau nggak (dalam keadaan genting), jangan! Sah salatnya, tapi berdosa dia. Nggak ada kegiatan, salat nih ashar baru azan, baru komat, tahu-tahu sudah mepet, nah ini yang salatnya sah tapi dia berdosa. Hati-hati jangan asal-asalan mengulur-ulur salat.

Tapi bagaimana kalau memang tidak bisa dan sudah habis waktu salat ashar, kita belum selesai. Maka silakan diqada kalau tidak memungkinkan dijamak.



Simak Video "2 Pria Geber Knalpot Bising dan Ugal-ugalan Saat Warga Salat Id di Cianjur"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT