Restu Ratu Elizabeth II untuk Camilla sebagai <i>Queen Consort</i>

ADVERTISEMENT

Restu Ratu Elizabeth II untuk Camilla sebagai Queen Consort

Delia Arnindita Larasati - detikHot
Minggu, 11 Sep 2022 08:07 WIB
PHILADELPHIA - JANUARY 27:   Britains Prince Charles, Prince of Wales (R) and Duchess of Cornwall Camilla Parker-Bowles during a presentation inside of Heavenly Hall as part of a two-day trip January 27, 2007 in Philadelphia, Pennsylvania.  (Photo by Michael Perez-Pool/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Ratu Elizabeth II meninggal dunia di usia 96 tahun pada 8 September 2022 waktu setempat. Charles pun resmi jadi raja, dan menyandang gelar Raja Charles III.

Sejumlah perubahan pun mengikuti setelah Charles jadi raja, termasuk gelar untuk Camilla Parker Bowles. Ia resmi mendapatkan gelar sebagai Queen Consort atau permaisuri.

Hal ini mungkin menjadi pertanyaan bagi sejumlah orang. Karena pada 2005, Clarence House menyatakan Camilla akan diberi gelar Princess Consort ketika Charles menjadi raja.

Namun pada Februari 2022, Ratu Elizabeth II memberikan restu pada Camilla untuk berdiri di samping Raja Charles III sebagai Queen Consort. Sebelum meninggal dunia, mendiang ratu meminta publik untuk mendukung Camilla yang akan menjadi permaisuri saat waktunya tiba.

"Saat waktu saya habis, anakku Charles menjadi raja, saya yakin kalian semua akan memberikan dukungan kepadanya dan istrinya, Camilla, sebesar dukungan yang kalian berikan kepadaku," ujar Ratu Elizabeth II saat melangsungkan perayaan Jubilee.

"Dengan hati yang tulus saya berharap, ketika waktunya tiba, Camilla akan mendapatkan gelar sebagai Queen Consort untuk tetap menjalani kewajibannya melayani publik," pungkasnya.

Menurut ahli kerajaan, Jonathan Sacerdoti, keputusan ratu memberi gelar Queen Consort kepada Camilla berarti Ratu Elizabeth II memberikan kepercayaan penuh kepada raja dan permaisuri yang baru. Bagi Camilla sendiri, pernyataan tersebut adalah restu yang diberikan oleh Ratu Elizabeth.

"Selalu ada keraguan apakah nantinya Camilla akan mendapatkan gelar Queen Consort. Dan kurasa ratu sudah mengatakannya dengan jelas kalau beliau ingin memberikan gelar itu kepada Camilla," ungkap Sacerdoti beberapa waktu lalu, dikutip dari E! News.

"Bagi Camilla, ini adalah sebuah simbol penerimaan," pungkasnya.

Sebagai Queen Consort, pekerjaan Camilla tak jauh berbeda dari apa yang sudah ia kerjakan saat ini. Ia sudah beberapa kali mewakili keluarga kerajaan dalam berbagai aktivitas seperti acara amal hingga upacara.

Dan setelah masa berkabung dianggap selesai, Camilla akan mengambil lebih banyak kegiatan dibandingkan dengan aktivitas sebelumnya.

(dal/aay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT