Dikira Mualaf Usai Ketemu UAS, Ini Kata Daniel Mananta

ADVERTISEMENT

Dikira Mualaf Usai Ketemu UAS, Ini Kata Daniel Mananta

Pingkan Anggraini - detikHot
Sabtu, 03 Sep 2022 11:15 WIB
Jakarta -

Daniel Mananta jadi sorotan sejak beberapa waktu lalu membuat konten YouTube bersama Ustaz Abdul Somad atau UAS.

Saat itu keduanya tengah membahas soal agama. Konten itu disambut banyak orang yang merasa mendapatkan informasi penting dari Daniel Mananta dan UAS.

Meski begitu, banyak netizen jadi salah fokus dengan Daniel Mananta. Mereka mengira pada konten ini, Daniel Mananta seakan mendapat pencerahan dan hendak mualaf.

Saat dikonfirmasi ke Daniel Mananta, ia pun tak enggan menjawabnya. Kata Daniel Mananta, perihal keyakinannya adalah pilihannya, ia tak memperdulikan perkiraan netizen.

"Maksud hidayahnya, gua mualaf gitu? Ya terserah penonton aja," ujar Daniel Mananta dengan santai di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

"Yah kalau soal keyakinan, terserah kalian. Yang jelas yang tahu soal keyakinan gua ya gua sendiri, bukan orang lain," tambahnya.

Meski begitu, Daniel Mananta menegaskan dirinya sampai saat ini masih seorang Nasrani. Ia berusaja menjelaskannya lewat sebuah filosofi yang ringan dimengerti.

"Jadi misal ada cowok sahabatan sama cewek, orang pasti ngiranya pacaran. Padahal mereka sebenarnya sahabatan. Orang pasti berpikir mereka pacaran kan," jelas Daniel Mananta.

"Lalu ada Nasrani (menunjuk dirinya sendiri) ketemu ustaz, orang bilang, 'Wah mualaf nih' ha ha. Ya terserah orang mau bilang apa," sambungnya.

Diketahui, pada konten YouTube Daniel Mananta itu, selain membahas soal agama ia juga banyak bertanya perihal perdukunan kepada UAS.

Saat itu keduanya tak setuju jika masyarakat Indonesia lebih percaya dengan dukun ketimbang sang pencipta.

Daniel Mananta secara terang-terangan menyatakan jika orang Indonesia yang percaya dukun maka telah melanggar sila pertama di Pancasila.

"Kita ini negara Pancasila. Sila pertama, Ketuhanan yang Maha Esa. Jadi kalau ada yang percaya dukun ya balik lagi ke sila pertama di Pancasila," tegas Daniel Mananta.

(pig/dal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT