ADVERTISEMENT

Kisah Eddy Gombloh Tinggalkan Jakarta Mencari Ketenangan di Yogyakarta

Desi Puspasari - detikHot
Kamis, 04 Agu 2022 17:24 WIB
Eddy Gombloh
Salah satu akting Eddy Gombloh di Warkop Mana Tahan. Foto: dok. Capture Film Warkop Mana Tahan
Jakarta -

Komedian senior Eddy Gombloh meninggal dunia. Sang komedian benar-benar menikmati sisa usianya di Yogyakarta.

Supardi, nama asli Eddy Gombloh. Namanya bersinar pada sinetron komedi era 80-an. Aktingnya kreap mengocok perut penonton bersama dengan Benyamin Sueb.

Dalam wawancara terakhir bersama wartawan, Eddy Gombloh menghabiskan masa tuanya di Turi, Sleman, Yogyakarta. Beberapa film ternama dibintangi Eddy Gombloh, seperti Tarsan Kota, Samson Betawi, Inem Pelayan Seksi, Tiga Janggo, Zorro Kemayoran, Manusia 6.000.000 Dollar dan Benyamin Tukang Ngibul.

Puluhan judul film dibintangi oleh Eddy Gombloh. Eddy Gombloh mulai membintangi film pada 1971. Terakhir dia membintangi Ekspedisi Harta Karun pada 1990.

Setelah tak lagi ada tawaran di dunia akting, Eddy Gombloh memutuskan meninggalkan Jakarta. Dia memilih tinggal di kota kelahirannya, Yogyakarta.

"Sudah sumpek dan ingin tenang. Ya meski di sana menjanjikan, tapi kan saya sudah tua," kata Eddy Gombloh dalam wawancara beberapa tahun lalu.

Di Yogyakarta, Eddy Gombloh tak lagi menggantungkan kehidupannya dengan embel-embel pelawak. Eddy Gombloh membekas dan diingat berkat perannya sebagai sosok lugu dan kurang pintar.

Tabungan menjadi penyelamat masa tuanya. Di Yogyakarta dia membeli rumah dan membuat usaha dari tabungannya selama berkarier di Jakarta.

"Saya tidak pernah gengsi. Daripada untuk sesuatu yang tidak berguna seperti rokok dan minuman, (penghasilan) lebih baik ditabung. Banyak teman yang honornya habis semalam untuk minum," ceritanya.

Mencari tenang di Yogyakarta, kondisi kesehatan pria yang khas dengan bagian kepala depannya yang plontos itu tak sebugar dulu. Eddy Gombloh berseloroh harus terus beraktivitas agar tidak pikun.

Eddy Gombloh tinggal di Yogyakarta bersama istrinya, Martina Lubalu dan putri bungsunya Ayu Aduna Anggraeni.

Usaha yang dijalani Eddy Gombloh adalah membuka warung dan berkebun. Eddy Gombloh dan istri bersama mengelola kebun salak miliknya.

Eddy Gombloh benar-benar menghabiskan masa tuanya di Yogyakarta dalam suasana tenang dan jauh dari hingar-bingar industri hiburan. Sang komedian meninggal dunia di RS Sarjito Yogyakarta pada 4 Agustus 2022 sekitar pukul 12.30 WIB.



Simak Video "Kilas Balik Perjalanan Karier Pelawak Senior Eddy Gombloh"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/nu2)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT