ADVERTISEMENT

Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Kartika Putri Pertanyakan Status Sertifikat Ibu

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Rabu, 13 Jul 2022 12:44 WIB
Jakarta -

Kartika Putri dan saudara kandungnya menduga almarhumah ibunda jadi korban penggelapan sertifikat rumah. Tiba-tiba saja sertifikat rumah sang bunda ada di notaris.

Mereka menduga ada keterlibatan mafia tanah dalam hal ini. Diduga ada tujuh orang yang terlibat dalam kejadian ini.

Kartika Putri mendatangi Polres Bogor untuk melaporkan kejanggalan yang dia rasakan soal keberadaan sertifikat rumah milik mendiang sang bunda.

Dikatakan kakak Kartika Putri, Adit, sertifikat rumah itu ada di seorang notaris. Pihak Kartika Putri juga sudah berupaya mengambil sertifikat itu, tapi tak ditanggapi oleh oknum notaris itu.

"Tapi ada di salah satu notaris di Kabupaten Bogor, ada tanda terima," kata Adit di Polres Bogor, Kawasan Cibinong, selamat Jawa Barat pada Rabu (13/7/2022).

"Kondisinya itu sudah ada di notaris di Cibinong. Kita kan minta dong, ada apa nih. Kita minta secara baik-baik satu bulan lalu, tidak ditanggapi dengan positif dengan alasan yang tidak profesional," lanjut Kartika Putri.

Kartika Putri mengakui sertifikat itu tiba-tiba ada di oknum notaris tersebut. Oleh karena itu, dia merasa sangat wajar mempertanyakan apakah sertifikat itu sebelumnya sudah dijual atau digadai oleh oknum yang diduga menggelapkan sertifikat milik ibundanya.

"Yang kedua yang kita bingung, kenapa ahli waris tidak tahu sertifikat itu sudah ada di notaris. Hari ini saya juga mempertanyakan apa status sertifikat itu, apakah sudah dijual beli, apakah digadai, oleh siapa, atau disalahgunakan. Sedih sih," tukas Kartika Putri.

(fbr/pus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT