ADVERTISEMENT

Ini Alasan Iqlima Kim Depak Razman sebagai Pengacara

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Jumat, 24 Jun 2022 19:44 WIB
Iqlima Kim menyambangi Kementerian PPPA.
(Foto: Ahsan/detikHOT) Ini Alasan Iqlima Kim Depak Razman sebagai Pengacara
Jakarta -

Razman Arif Nasution didepak Iqlima Kim sebagai kuasa hukum. Hal ini kemudian ramai menjadi sorotan publik.

Ramainya Razman didepak Iqlima karena sebelumnya pengacara berdarah Batak itu merupakan orang yang paling vokal mengenai masalah dugaan pelecehan seksual yang dialami oleh mantan asisten Hotman Paris itu.

Dalam sebuah kesempatan konferensi pers, Iqlima Kim didampingi kuasa hukum barunya, Abdul Fakhridz Al Donggowi membeberkan alasan pencabutan kuasa terhadap Razman Arif Nasution. Menurut ibu satu anak itu, hal ini telah dipikirkannya sejak lama.

"Untuk pencabutan kuasa, aku sudah pikirkan beberapa minggu belakangan ini," kata Iqlima Kim di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Jumat (24/6/2022).

"Setelah pertimbangan yang cukup matang, tanggal 11 Juni itu pencabutan kuasa, tapi aku kirim tanggal 16 Juni. Tanggal 18 Juni, aku hubungi bang Abdul untuk mendampingi aku," ujarnya melanjutkan.

Kemudian, Abdul Fakhridz menjelaskan bahwa saat ini posisi Razman Arif Nasution dan kliennya tengah sama-sama menjadi terlapor di Bareskrim Polri atas laporan dugaan pencemaran baik dari Hotman Paris.

Oleh karena itu, pencabutan ini merupakan salah satu langkah agar keduanya dapat fokus dengan masalah yang dihadapinya.

"Alasan logisnya, posisi Razman dan Kim terkait laporan di Bareskrim itu sama-sama sebagai terlapor," terang Abdul Fakhridz.

"Jadi, agar sama-sama lebih fokus saja dan tidak perlu memikirkan diserang sana-sini, agar lebih tenang, lebih fokus. Akan lebih baik. Pertimhangannya memang masalah kenyamanan," jelasnya.

Saat ditanya soal alasan lain, pihak Iqlima menyebut soal sindiran Razman ke Hotman. Razman Arif Nasution yang terus saling sindir dengan Hotman Paris dan membuat Iqlima Kim kecewa, Abdul Fakhridz tidak membantah hal ini.

"Ya itu salah satunya. Tapi itu alasannya logisnya itu. Tapi memang harus fokus," pungkasnya.

(ahs/aay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT