ADVERTISEMENT

Round Up

Suara Widy Vierratale dan Sikap Cinta Laura soal Pelecehan Seksual

Tim detikcom - detikHot
Jumat, 24 Jun 2022 22:04 WIB
Cinta Laura Tenangi Widi Vierratale
(Foto: YouTube) Suara Widy Vierratale dan Sikap Cinta Laura soal Pelecehan Seksual
Jakarta -

Cinta Laura dan Widy Vierratale tengah jadi sorotan. Keduanya ramai diperbincangkan karena tampil dalam acara podcast Deddy Corbuzier. Potongan video acara YouTube itu beredar di media sosial. Ada dua hal yang jadi fokus netizen: trauma Widy Vierratale dan sikap Cinta Laura.

Video tersebut viral karena pertanyaan yang diajukan oleh Deddy Corbuzier soal pelecehan seksual yang pernah dialami Widy Vierratale. Setelah pertanyaan diajukan, Widy sempat terdiam dan tidak lama kemudian menangis. Rupanya pengalaman pahit itu masih belum bisa dia lupakan.

Melihat reaksi Widy yang mendadak berurai air mata, Cinta Laura langsung ambil sikap. Dia meminta agar proses rekaman dihentikan demi bisa menenangkan Widy Vierratale.

"Aku boleh jujur nggak? Ini kalau kita berhenti dulu nggak apa-apa?" tanya Cinta Laura dalam di Channel YouTube milik Deddy Corbuzier.

Deddy Corbuzier yang mengetahui hal tersebut langsung menyetujuinya. Deddy Corbuzier juga meminta maaf karena sudah membuat Widy Vierratale menangis.

"Aku minta maaf," ungkap Deddy Corbuzier.

"Take your time, we can stop," kata Cinta Laura sambil memeluk Widy Vierratale.

Sikap Cinta Laura itu menuai pujian dari warganet. Namun seolah tak ingin orang-orang salah fokus dengan video yang viral, Cinta Laura kembali menyuarakan soal pentingnya untuk berpihak pada korban dan menindak pelaku pelecehan seksual.

"This needs to STOP. Apa sih yang membuat pikiran masyarakat sampai ketitik ini? Kenapa kita terus membiarkan pelaku lolos tanpa hukuman dan pengetahuan bahwa yang dilakukan SALAH?! Struktur budaya dan kultural apakah yang membuat korban harus menanggung rasa sakit dan malu atas apa yang terjadi pada mereka?" tulis Cinta Laura dalam Instagram miliknya.

"Ini masalah kita semua, terlepas dari pendidikan, lingkungan dan status ekonomi. Masalah sistemik, yang jujur, akan terus memperlambat perkembangan negara ini menuju demokrasi yang sesungguhnya," ungkapnya lagi.

"Dengan kompas moral yang rusak dan cara berfikir yang bias, beberapa tahun kedepan sangat krusial untuk kita semua menyuarakan isu ini agar masyarakat dan pihak-pihak yang berkuasa sadar bahwa pengetahuan dan pelatihan yang intens mengenai isu ini sangat penting," paparnya lagi.

"Hukum yang ada akan sulit diimplementasikan jika cara berpikir pihak yang berwenangpun masih terbelakang. Keputusan yang objektif tidak mungkin bisa dibuat jika semua pihak belum sepenuhnya mengerti konsep pelecehan dan dampaknya terhadap korban dan masa depan bangsa ini," lanjut dia.

Reaksi netizen ke Deddy Corbuzier (di halaman selanjutnya)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT