ADVERTISEMENT

Sandy Arifin Bangga dan Terharu Anak Terpilih Jadi Paskibraka Nasional

Desi Puspasari - detikHot
Selasa, 24 Mei 2022 14:00 WIB
Sandy Arifin atas prestasi anaknya.
Sandy Arifin bangga atas keberhasilan anaknya. Foto: ist.
Jakarta -

Pengacara Sandy Arifin terlihat mengunggah momen saat putranya, Isra Mashel Arifin, terpilih menjadi Paskibraka Nasional. Isra menjadi Paskibraka Nasional 2022 mewakili provinsi Banten.

Dilihat dari Instagram Stories pribadinya, Sandy Arifin mendapat banyak ucapan selamat dari banyak teman artis. Raffi Ahmad, Ramzi, Dewi Perrsik, hingga Ivan Gunawan memberikan selamat untuk Isra Mashel Arifin. Istri Sandy Arifin, Eka Pujie Sukmasari juga terlihat menangis saat menyaksikan sang anak terpilih menjadi Paskibraka Nasional 2022 mewakili provinsi Banten.

Sandy Arifin sebagai ayah, merasa bangga sekaligus terharu melihat prestasi sang putra.

"Sebelum pengumuman kita kan memang jemput. Ya sudah kita tungguin aja, berdoa, sangat terharu," kata Sandy Arifin kepada detikcom.

Sandy menuturkan Isra Mashel Arifin mempunyai cita-cita jadi polisi mengikuti jejak sang kakek, Brigjen Pol (Purn.) Nian Syafuddin SH., Msi., yang sampai saat ini masih mengajar di kepolisian. Isra Mashel Arifin juga cucu dari pengacara senior Lukman Arifin SH.

"Dia memang cita-citanya mau banget masuk, ikut seperti kakeknya sama ada keluarga yang perwira polisi dan Perwira TNI. Isra mau masuk (jadi) polisi. Dia pengin banget masuk Akpol mau ikutin kakeknya, kakeknya juga kasih banyak semangat," ungkapnya.

Isra Mashel Arifin saat ini tercatat sebagai siswa kelas X MIPA SMA Labschool Cirendeu, Tangerang Selatan. Isra Mashel Arifin terpilih menjadi Paskibraka Nasional 2022 bersama dengan Putri Viona, siswa SMAN 1 kota Serang.

Isra Mashel Arifin dan Putri Viona kini berstatus status calon pasukan pengibar bendera pusaka (Capaska) di Istana Negara pada 17 Agustus 2022. Isra menceritakan tentang ketertarikannya dengan Paskibra saat masih jadi siswa SD Global Islamic School.

"Aku tuh dulu pemilihan PDS di SD, PDS itu kayak pasukan disiplin siswa, ada buat dokter kecil juga, ada buat Paskibraka. Aku daftar PDS nggak lolos, aku masuknya Paskibraka dari situ aku mulai belajar ngibar (bendera), PBB (peraturan baris berbari), segala macam," cerita Isra Mashel Arifin.

Saat masuk SMA, Isra Mashel makin serius menekuni Paskibraka. Akhirnya dia diminta mengikuti seleksi pemilihan Paskibraka Nasional 2022.

"Aku dipanggil sama sekolah ikut seleksi (tingkat) kota. Aku masuk (tingkat) kota untuk tes mewakili provinsi atau nasional. Selama 3 atau 4 hari ikut pembekalan. Alhamdulillah masuk," kata cowok pemilik tinggi 178 sentimeter itu.

Isra Mashel Arifin nantinya akan bertemu dengan Capaska dari 33 provinsi lainnya. Mereka akan mendapat pembekalan serta pelatihan. Sampai saatnya nanti dilantik jelang 17 Agustus mereka akan dikarantina sampai proses selesai.

"Pertengahan Juni karantina sampai pengibaran, dilatih sekitar 1,5 bulan," tuturnya.

"Mental dan fisik siap," tegas cicit dari Pahlawan Nasional Sulawesi Utara Arie Frederik Lasut.

Bangga melihat pencapaian sang anak, Sandy Arifin memberikan nasihat. Sandy mengingatkan Isra untuk tak lantas lupa diri.

"Tetap harus latihan sungguh-sungguh dan latihan yang keras. Bukan berarti gara-gara itu jadi memudahkan semua, dengan predikat yang sekarang dia pegang justru lebih berat, dia harus lebih bagus," pesan Sandy Arifin.



Simak Video "Paskibraka Istana Curi Perhatian Pengunjung Toko Buku di Matraman"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT