Kata Ustaz: THR Anak Dititip ke Orang Tua, Jangan Jadi 'Investasi Bodong'

Desi Puspasari - detikHot
Rabu, 11 Mei 2022 06:00 WIB
Pendakwah
Ustaz Nur Maulanaingatkan tentang amanah saar anak titip THR ke orang tua. Foto: dok. Instagram Ustaz Maulana
Jakarta -

Lebaran tiba, menjadi salah satu kebahagiaan dan hal yang ditunggu oleh anak-anak. Salah satunya karena adanya tradisi salam tempel atau THR.

Anak-anak dapat salam tempel, ramai istilah investasi bodong. Istilah candaan ini diberikan kepada orang tua yang dianggap memanfaatkan pendapatan anak-anaknya saat hari Idul Fitri.

Kata Ustaz kali ini menjelaskan bagaimana sebaiknya sikap orang tua ketika mendapat amanah dititipkan uang THR oleh anak. Apakah orang tua boleh memakainya? Apakah THR yang merupakan harta anak juga milik orang tua?

Ustaz Nur Maulana dalam Islam Itu Indah Trans TV memberikan penjelasan soal hal ini.

Berikut penjelasan lengkap dari Ustaz Nur Maulana:

Sekarang masih suasana Lebaran ketupat. Dalam hal ini masih suasana sosok anak bergembira di hari Lebaran karena tradisi di Indonesia Lebaran itu identik dengan empat hal, baju baru, mudik atau silaturahmi, kemudian makan-makan, keempat adalah angpau atau amplop atau THR.

Ini adalah salah satu yang dinantikan oleh anak-anak sampai berjalan kemana, dikumpulin, dan dititip ke orang tuanya. Nah, ini namanya muncul 'investasi bodong'.

Bagaimana kita tetap berbaik sangka? Wahai anak-anak yang titip uang ke orang tua, tenang! Aman di tangan orang tua.

Kepada orang tua, jadikanlah ini sebagai amanah dan tanggung jawab dari orang tua ke anak. Kalau ditanya, itu (uang) milik siapa? Tetap miliknya anak. Tapi, kalau bicara titip ke orang tua dengan tujuan apa, kadang kala anak itu berkata, 'Buat Mama saja deh,' berarti aman. Kalau orang tua mau ambil sebenarnya boleh-boleh saja.

'Dirimu dan hartamu milik orang tuamu.'

Tapi dalam hal ini, kalau kata anak ini titip, berarti jadi amanah. Sekali lagi orang tua yang dititipi oleh anaknya, jadikanlah itu amanah.

Dan, kalau bisa karena anak itu belum mengerti masalah keuangan. Maka uang itu di arahkan ke tempat dan sarana yang bermanfaat. Contoh, ini buat beli sepatu baru, buat beli tas baru, ini buat sekolahmu, ini buat beli Hp. Padahal ujung-ujungnya nanti orang tua yang belikan.

Dalam hal ini diajarkan anak memberikan kepercayaan dan amanah kepada orang tua. Paling penting kepada orang tua dan anak ini sebagai hadiah saling menghadiahi. Orang tua kasih THR ke anak sebagai rasa sayang.

Saya rasa semua anak harus diberikan pengertian dan ini adalah bentuk rasa sayang. Jangan sampai orang tua tidak menghadiahkan anak. Hadiahkan anak sebagai bentuk kebanggaannya di hari Lebaran.



Simak Video "Ibunda Chairul Tanjung dalam Kenangan Ustaz Maulana "
[Gambas:Video 20detik]
(pus/wes)