ADVERTISEMENT

Begini Kronologi Pengeroyokan yang Menjerat Putra Siregar Versi Chandrika Chika

Hanif Hawari - detikHot
Jumat, 22 Apr 2022 03:30 WIB
Jakarta -

Chandrika Chika telah memenuhi panggilan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Ia dicecar pertanyaan seputar kasus pengeroyokan yang melibatkan bos PStore Putra Siregar dan artis Rico Valentino.

Kuasa hukum Chandrika Chika, Roofi Ardian, mengapresiasi kerja polisi dalam mengungkap kasus pengeroyokan tersebut. Kepada wartawan, ia pun menjelaskan kronologi pengeroyokan itu versi kliennya.

"Sebelumnya kami sangat apresiasi kinerja Kapolres Jaksel dan jajaran mengungkap baik materi perkara dan motif-motifnya sehingga menjadi terang tindak pidana yang disangkakan," buka Roofi Ardian kepada wartawan.

Dalam keterangan Chandrika Chika kepada polisi, ia menjelaskan awal mula dugaan pengeroyokan yang menimpa Nur Alamsyah terjadi.

"Selanjutnya dari kesaksian Chika tadi siang jelas PS dan Rico sebelumnya karaoke bareng di Senopati dan minum alkohol. Kemudian setelah karaoke mereka bertemu lagi di kafe Kode," tutur Roofi Ardian.

"Chika tanpa sengaja bertemu teman lamanya dan berpelukan sambil tangis-tangisan, sebab keduanya pernah berselisih dan kemudian maaf-maafan," sambungnya.

Tangisan Chandrika Chika itu disalahartikan oleh Putra Siregar dan Rico Valentino. Keduanya langsung datang kepada seleb TikTok itu dan menyerang Nur Alamsyah yang dituding telah membuatnya menangis.

"Namun tanpa diduga tangisan Chika disalahpahami oleh kedua tersangka yang dalam keadaan mabuk. Mengira Chika diperlakukan tidak baik oleh korban sehingga terjadi pengeroyokan. Padahal korban hanya melihat orang berpelukan," papar Roofi Ardian.

"Chika pelukannya sama Nabila bukan sama Nur Alamsyah. Itu main ditonjok-tonjok ke N saja, padahal nggak tahu masalahnya, salah paham. N adalah korban. Chika sama PS dan RV kenal biasa-biasa saja," tukasnya.

(hnh/mau)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT