ADVERTISEMENT

Kasus Medina Zein Dilimpahkan ke Kejaksaan Usai Lebaran

Muhammad Ahsan - detikHot
Selasa, 19 Apr 2022 15:38 WIB
Selebgram Medina Zein unggah video dan foto lepas hijab.
Salah satu postingan foto Medina Zein. Foto: Dok. Instagram @medinazein92.
Jakarta -

Kasus pencemaran baik yang melibatkan selebgram Medina Zein masih terus berlanjut dan mengalami perkembangan signifikan.

Usai lebaran nanti, tersangka dan seluruh barang bukti akan dilimpahkan ke kejaksaan oleh penyidik.

Hal itu disampaikan oleh Ahmad Ramzy selaku kuasa hukum dari pelapor, Marissya Icha.

"Laporan polisi pencemaran nama baik dengan tersangka MZ, rencananya penyidik akan melimpahkan tersangka dan barang bukti sehabis lebaran karena kejaksaan tutup tanggal 25 ini," kata Ahmad Ramzy saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (19/4/2022).

Lebih lanjut, Ahmad Ramzy menyebut kliennya sudah siap menghadapi persidangan nantinya sebagai saksi korban.

"Klien saya siap untuk menghadapi persidangan sebagai saksi korban atas laporan polisi yang dibuat," tutur Ahmad Ramzy.

Kemudian, kuasa hukum Marissya Icha itu juga mengatakan kasus ini sudah P21 yang artinya hasil penyidikan suatu perkara pidana sudah lengkap dan sudah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

"Sudah P21, sudah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta," ucap Ahmad Ramzy.

Sebagai korban, Marissya Icha berharap Medina Zein dapat diberikan hukuman seadil-adilnya agar dapat menjadi pelajaran bagi yang lainnya agar tidak melakukan hal serupa.

"Sebenarnya yang diharapkan tidak seperti ini, cuma pada saat mediasi kemarin membuat saya jadi sampai di titik ini. Jadi berharap dihukum seadil-adilnya agar tidak terjadi hal ini lagi selanjutnya," harap Marissya Icha.

Senada dengan kliennya, Ahmad Ramzy berharap majelis hakim dapat memberikan putusan yang adil nantinya.

"Ancaman hukumannya 4 tahun, mudah-mudahan diberikan hukuman yang maksimal oleh hakim," ujar Ahmad Ramzy.

"Setahu saya pasal ini tidak bisa dilakukan penahanan, jadi mungkin setelah putusan, hakim bisa memberikan putusan yang sangat adil bagi klien saya," sambungnya.

Medina Zein dilaporkan atas kasus dugaan pencemaran nama baik pada 5 September 2021 dengan LP/Nomor 5319/5Sept2021/SPKT Polda Metro Jaya.

Dalam laporan tersebut, Medina Zein disangkakan Pasal 310 dan 311 KUHP dan atau Pasal 27 Ayat 3 Undang Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.



Simak Video "Marissya Icha Merasa Disudutkan Pihak Medina Zein saat Jadi Saksi "
[Gambas:Video 20detik]
(wes/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT