Artis Asal Rusia Ini Minta Maaf ke Ukraina Atas Invasi Negaranya

ADVERTISEMENT

Artis Asal Rusia Ini Minta Maaf ke Ukraina Atas Invasi Negaranya

Dicky Ardian - detikHot
Jumat, 25 Feb 2022 11:14 WIB
Irina Starshenbaum
Foto: Instagram Irina Starshenbaum
Jakarta -

Rusia memulai perangnya dengan Ukraina. Banyak selebriti ikut bersuara mengenai tindakan tersebut.

Dukungan datang untuk Ukraina dari beberapa nama besar di industri hiburan dunia. Bahkan artis asal Rusia mengaku berdiri bersama Ukraina.

Ia adalah aktis Irina Starshenbaum. Dirinya bahkan menyampaikan permohonan maaf untuk rakyat Ukraina.

Di Instagram, ia menyampaikan hal itu bersamaan dengan kotak hitam yang diunggahnya.

"Bagaimana kita sampai ke titik ini? Lalu mengapa kita memingngat setiap tanggal 9 Mei (Hari Kemenangan) betapa banyak rasa sakit dan kehilangan yang dibawa perang untuk kita?" ujar Irina Starshenbaum.

"Aku tidak percaya. Kami tidak memilih ini. Tidak ada yang membenarkan perang dan aku tidak punya kata-kata untuk mengungkapkan rasa sakit dan kengerian pagi ini," katanya lagi.

Di akhir unggahannya, Irina Starshenbaum menyampaikan permohonan maafnya kepada rakyat Ukraina. Ia menyebut menginginkan Rusia bisa menyudahi perang.

"Warga Ukraina, maafkan aku karena tidak berdaya. Kami ingin segera mengakhiri tindakan keji ini.

[Gambas:Instagram]



Bukan cuma Irina Starshenbaum yang bersuara dan mengaku berdiri bersama Ukraina. Beberapa selebriti dunia juga menyerukan hal yang sama, seperti Stephen King, Piers Morgan hingga Cardi B.

"Apa yang kebanyakan dari kita pelajari sebagai anak-anak di taman bermain: Kamu tidak akan berdiam diri saat anak besar memukuli anak kecil. Kamu mungkin menerima satu atau dua pukulan untuk membuat anak besar itu berhenti, tetapi itu adalah hal yang benar untuk dilakukan," ungkap Stephen King.

"Semoga para pemimpin dunia ini (akan) berhenti tersandung kekuasaan dan benar-benar memikirkan siapa yang benar-benar terpengaruh (warga negara) selain seluruh dunia dalam krisis. Perang, sanksi, invasi harus menjadi hal terakhir para pemimpin ini. harus khawatir," Cardi B memberikan pernyataan.

(dar/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT