Rachel Vennya Merasa Hancur karena Kabur dari Karantina

Tim detikcom - detikHot
Senin, 24 Jan 2022 13:04 WIB
Rachel Vennya
Rachel Vennya measa bersalah hancurkan diri sendiri karena kabur dari karantina. Foto: Dok. Instagram @rachelvennya
Jakarta -

Rachel Vennya menceritakan kondisinya saat ketahuan tidak melakukan karantina sepulang dari Amerika Serikat. Rasa takut menyelimuti perasaan Rachel Vennya.

Setelah semua orang tahu, Rachel Vennya hanya bisa menyadari tindakan bodohnya tidak karantina sepulang dari Amerika Serikat. Rachel Vennya memutuskan untuk meminta maaf ke publik.

"Ya sudah gue minta maaf gue ke publik minta maaf gue akuin kesalahan gue. Gue juga mencoba jalani hal-hal yang harus gue jalani," tutur Rachel Vennya dalam channel YouTube pribadinya dilihat, Senin (24/1/2022).

Rachel Vennya berusaha memberanikan dirinya untuk menghadapi apa pun yang terjadi ke depannya. Rachel tak pernah membayangkan imej baik yang sudah dia bangun rusak karena kesalahannya sendiri.

"Itu kayak hal yang nggak pernah gue bayangkan, gue nggak pernah berpikir gue akan ada di titik kemarin. Gue benar-benar merasa ini hancur gara-gara gue sendiri, ini salah gue, gue harus apa?" ungkap Rachel Vennya.

"Saat pertama kali publik tahu, gue cuma bisa ya di kamar saja, diam, merenungi kesalahan gue, nangis. Takut keluar rumah, takut ketemu orang. Meski semua orang bilang jalani saja," tukasnya.

Rachel Vennya sampai-sampai tak mau melihat media sosial dan berita. Belum lama ini, Rachel Vennya kembali aktif di media sosial.

Ibu dua anak itu sadar ada pekerjaan yang harus dilakukan. Dirinya tak bisa terus menerus menghindari kenyataan.

"Akhirnya gue lewati hari-hari gue mencoba nggak liat social media, gue nggak mau lihat berita, tapi ya kerjaan gue tuh harus berjalan gitu. Gue ada beberapa kerjasama ada yang harus gue klarifikasi lagi ke mereka karena kejadian ini sebaiknya gimana," ucapnya.

"Itu yang mendorong gue akhirnya harus keluar rumah untuk meeting. Kita meeting di suatu restoran saat mereka bisik-bisik aku bisa ngerasain. Aku ngerasa mereka lagi ngomongin aku, entah baju aku, fisik aku, aku nggak bisa fokus sama sekali, aku cuma bisa nunduk saja nggak bisa negakin kepala sama sekali, aku malu banget," aku Rachel Vennya.

Rachel Vennya masih menangis saat ingat masa-masa itu. Rachel mengingat saat dirinya pulang dari restoran tersebut dan mendapat ucapan semangat.

Dari situ Rachel Vennya sadar masih ada orang-orang yang tulus dan peduli dengan dirinya.

"Gue mencoba untuk memutuskan ya sudah tetap maju saja ke depan apa pun yang terjadi maju aja ke depan. Di sini gue benar-benar mau minta maaf sama siapapun yang merasa disakiti sama tindakan gue," ucap Rachel Vennya kembali meminta maaf.

"Kalau mau lomba lari saja, kita mundur dulu selangkah, dua langkah. Saat gue mau maju selangkah demi selangkah gue coba buat mundur dulu ke waktu di mana kasus ini terkuak dan akhirnya gue harus lewati ini semua karena kesalahan gue sendiri. Banyak hal-hal yang gue sadari," tegasnya.



Simak Video "Penyesalan Rachel Vennya Kabur Karantina yang Dianggap Palsu Netizen"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/tia)