Kata Ustaz: 'Layangan Putus' dan Godaan Orang Ketiga

Tim detikcom - detikHot
Selasa, 11 Jan 2022 06:00 WIB
Ulama
Nasiha menghadapi cobaan hadirnya orang ketiga dalam rumah tangga Foto: dok.Instagram Ustaz Syam Elmarusyi
Jakarta -

Orang ketiga, pelakor alias perebut laki orang atau pebinor alias perebut bini orang, makin sering didengar. Tidak ada seorang pun yang ingin rumah tangganya diganggu dengan kehadiran orang ketiga.

Serial 'Layangan Putus' tengah ramai diperbincangkan karena jalan ceritanya yang membuat geregetan. Kisah ini pun konon diadaptasi dari cerita Mommy ASF yang beberapa waktu lalu viral karena mengungkap kisah rumah tangganya yang hancur karena adanya orang ketiga.

Cerita itu pun dituangkan ke dalam novel dan kini menjadi serial. Kehadiran orang ketiga tentu menjadi cobaan yang tak pernah diinginkan oleh pasangan manapun.

Kata Ustaz kali ini akan membahas soal cobaan rumah tangga dengan adanya orang ketiga. Dilansir dari Islam Itu Indah, Ustaz Syam Elmarusy pernah memberikan nasihatnya, tentang bagaimana menyikapi soal orang ketiga dalam rumah tangga.

Berikut adalah penjelasan dari Ustaz Syam Elmarusyi:

Teruntuk seluruh rumah tangga yang sedang diuji oleh Allah SWT baik ujiannya dari Allah maupun dari kesalahan sendiri. Itulah orang selalu membaca

La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin

Tiada Tuhan selain Engkau ya Allah. Maha Suci Allah. Aku termasuk orang zalim kepada diriku sendiri karena sebenarnya kesalahan yang terjadi disebabkan karena dirinya sendiri.

Daripada keburukan itu adalah dari dirimu sendiri. Dari kesalahan diri sendiri. Maka yang harus dilakukan pertama kali ada introspeksi diri. Banyak doa-doa misalnya doa Nabi Adam as:

Robbana dholamna anfusana

Ya Allah saya ini yang zalim kepada diriku sendiri. Bahkan dalam ayat-ayat disebutkan: Orang yang melakukan kesalahan karena kesalahan mereka sendiri. Itu pun diampuni sama Allah SWT. Maka yang pertama adalah bertaubat dan intospeksi diri mungkin kesalahannya ada pada diri kita sendiri.

Karena ulama kita mengajarkan untuk yang namanya menjaga diri, menjaga pandangan. Jadi ada kerja sama yang apik antara laki-laki dan perempuan.

Perempuan berusaha untuk menjaga auratnya. Kami laki-laki berusaha untuk menjaga pandangan. Maka, subhanallah introspeksi diri terlebih dahulu.

Kedua, namanya rumah tangga pasti akan ada ujiannya. Kami tidak bermaksud mengajari, kami adalah rumah tangga yang seumur jagung. Ternyata ujian ini adalah untuk yang namanya mengingatkan namanya kepada kita, nikah itu adalah ibadah. Tidak ada ibadah yang tidak diganggu oleh setan.

Orang baru wudu saja mau salat, belum salat, sudah ada was-was dari setan, (itu) baru wudu. Makanya salah satu pintu surga itu adalah orang-orang yang menyempurnakan wudunya. Baru takbiratulihram, sudah ingat duniawi. Subhanallah. Itu salat yang ibadah lima menit, apalagi ibadahnya seumur hidup, (seperti) pernikahan. Pasti ujiannya tidak akan pernah berhenti datang. Termasuk ujiannya daripada:

Allazii yuwaswisufii sudurinnaas minaljinnati wannaas

Daripada jin dan manusia. Daripada pengganggu itu, setan bukan hanya yang gaib, yaitu jin. Tapi setan itu bisa juga gangguan dari manusia.

Kita membaca doa juga yang tertera dalam Al Quran yang insyaallah sudah hapal semua:

Rabbana hablana min azwajina wa dzurriyatina qurrota a'yun waj'alna lil muttaqina imama

Ya allah berikan aku hadiah spesaial. Hadiah spesial apa? Hadiah spesial daripada pasanganku, daripada keturunanku ya Allah yang membuatku menangis, meneteskan air mata bahagia karena melihatnya.

Tidak ada orang meneteskan air mata bahagia ketika pasangannya selingkuh. Mereka semua meneteskan air mata ketika melihat pasangannya setia. Maka kita memohon kesetiaan daripada sakinah dengan membaca doa surat Al Furqan.



Simak Video "BCL-Ari Lasso Buka Panggung Allo Bank Festival 2022 Hari Kedua"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/nu2)