ADVERTISEMENT

Kasus Cassandra Angelie Beda dengan Human Trafficking

Tim detikcom - detikHot
Rabu, 05 Jan 2022 10:46 WIB
Penampakan tersangka kasus prostitusi Cassandra Angelie
Beda kasus Cassandra Angelie dengan human trafficking. Foto: Karin Nur Secha/detikcom
Jakarta -

Pesinetron Cassandra Angelie terduga pelaku prostitusi online menjadi tersangka. Akan tetapi, banyak pihak yang mempertanyakan status pelanggan Cassandra Angelie yang tak dijerat hukum.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan, memberikan penjelasan. Kasus Cassandra Angelie beda dengan human trafficking atau perdagangan manusia.

Cassandra Angelie disebut menawarkan diri untuk melakukan prostitusi. Cassandra Angelie dijerat Pasal 247 ayat 1 dan juga Pasal 27 undang-undang ITE juncto Pasal 55.

"Artinya turut serta karena dalam hal ini saudari CA juga berperan menawarkan diri dalam hal kegiatan prostitusi online ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan di Polda Metro Jaya.

Tentu ini berbeda dengan human trafficking. Dalam kasus tersebut perempuan yang menjadi korban yang tidak tahu dirinya akan diperjualbelikan.

"Ini saya berikan satu analogi ya, katakanlah ada sekelompok orang yang mencari pekerjaan, seorang kelompok wanita yang diiming-imingi untuk dapat pekerjaan dengan gaji yang besar di suatu tempat atau negara," kata Kombes Pol E Zulpan.

"Kemudian banyak wanita tertarik. Kemudian wanita-wanita ini dibawa ke tempat tersebut yang sebelumnya memang mereka tahunya akan dipekerjakan ya dengan pekerjaan yang baik, ternyata wanita ini dijual ke jaringan mafia untuk dieksploitasi sebagai pekerja seksual," lanjutnya.

Dalam kasus tersebut profesi perempuan-perempuan itu bukan seorang pekerja seks komersial. Untuk kasus human trafficking, muncikari dan pengguna bisa dijerat hukuman.

"Mereka ini adalah korban dari jaringan mafia perdagangan orang. Terhadap yang demikian ini, hukum bisa menjerat para mafianya, baik orang yang mengiming-imingi, maupun orang yang membawa mereka ke suatu tempat, bahkan sampai ke luar negeri. Itu bisa dikenakan tindak pidana penjualan orang atau human trafficking seperti itu," jelasnya.

"Sementara wanita-wanita yang memang profesinya ini bukan PSK tentu tidak dapat dijerat oleh hukum. Sebaliknya justru hukum yang harus melindunginya ya karena mereka sebagai korban daripada perdagangan orang. Nah inilah yang membedakan ya," tegas Kombes Pol E Zulpan soal beda kasus Cassandra Angelie hingga pelanggan tak dihukum.



Simak Video "Cassandra Angelie dan 3 Muncikari Terancam 15 Tahun Penjara"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT