Ratna Sarumpaet Ingin FPI & FBR Bubar
Kamis, 04 Mei 2006 18:17 WIB
Jakarta - Kekesalan Ratna Sarumpaet pada FPI dan FBR tampaknya sudah tak tertahan. Aktivis Wanita itu minta kedua organisasi masyarakat itu dibubarkan karena sudah kelewatan!Kelewatan yang dimaksud Ratna adalah ancaman yang diterimanya selama ini karena menolak RUU APP. Selain SMS berisi ancaman, rumahnya juga disatroni massa FBR. Selain itu, koleganya sesama penentang RUU APP seperti Inul dan Rieke Dyah Pitaloka juga mengalami hal yang sama seperti dirinya."Saya terima kabar setelah berunjuk rasa di bunderan HI, mereka akan ke rumah saya. Makanya saya sampai dikawal polres Jakarta Selatan untuk ke sini," kata Ratna usai bertemu Ketua DPR Agung Laksono di Gedung MPR/DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (4/5/2006).Wanita bersuara lantang ini juga mempertanyakan izin FPI dan FBR sebagai organisasi masyarakat. Jika tidak punya, dia ingin pemerintah, polisi dan berbagai pihak yang berkepentingan untuk membubarkan kedua ormas tersebut. Pasalnya, mereka dianggap meresahkan masyarakat."Kalau sudah kriminal, ini organisasi seperti apa? Mereka lebih berkuasa daripada polisi. Harusnya polisi membubarkan mereka, jangan sampai menunggu adanya laporan masyarakat," ujarnya dengan nada tinggi. "Apa hak mereka mengancam saya dan anak-anak saya," tambahnya.Sebagai contoh bentuk intimidasi yang dilakukan FBR, Ratna menceritakan pengalamannya saat berdialog dengan Ketua FBR di Metro TV beberapa waktu lalu. Menurutnya, dipertemuan tersebut dia tidak bisa mengeluarkan pemikirannya karena sibuk menahan emosi."Dia tidak mau mendengar alasan saya kenapa menolak RUU APP. Dia datang cuma untuk melecehkan saya. Secara terbuka dia sudah melecehkan saya. Kenapa tidak ada yang bertindak?" Argumennya menahan emosi. (ana/)











































