Sandra Bullock Curhat soal Rumahnya Dibobol: Aku Sembunyi di Ruang Ganti

Asep Syaifullah - detikHot
Kamis, 02 Des 2021 21:25 WIB
Sandra Bullock
Sandra Bullock trauma usai rumahnya dibobol. Dok. Getty Images
Jakarta -

Pengalaman mengerikan dialami Sandra Bullock pada 2014. Kediamannya di Bel Air dibobol oleh seorang pria bernama Joshua James.

Hal itu pun membuatnya mengalami kecemasan berlebih atau trauma (PTSD) hingga saat ini. Sandra Bullock mengaku sangat panik dan berpikir hari itu akan menjadi hari terakhirnya hidup di dunia.

"Aku bersembunyi di ruang ganti dan (berpikir) ini tak akan berakhir dengan baik," ungkapnya dalam acara Red Table Talk.

Namun dirinya masih merasa sedikit lega karena pada saat kejadian itu ia hanya seorang diri saja, sementara anaknya Louis tak ada di rumah.

"Itu adalah malam di mana salah seorang suster ku mengatakan,'Biar aku mengajaknya (Louis) ke apartemenku yang ada di seberang jalan karena kau baru pulang larut malam,'" kenangnya.

Sandra Bullock pun mengatakan jika saat itu sang anak ada di rumah maka kejadiannya mungkin akan berbeda. Pasalnya kamar sang anak menjadi lokasi di mana sang pria pembobol rumahnya bersembunyi.

Untungnya ia tak langsung ke kamar putranya itu karena dirinya sadar Louis sedang tak ada di rumah dan ketika menyadari ada seseorang di rumahnya langsung memutuskan untuk bersembunyi.

"Dampak dari hal tersebut, aku bukanlah orang yang sama lagi. Pikiranku menjadi kacau," paparnya.

Tak lama usai kejadian sang pembobol pun ditangkap di kediaman Sandra Bullock. Setelahnya ia tak pernah lagi mau sendirian di rumahnya itu.

Beberapa tahun setelahnya Joshua James pun memilih mengakhiri hidupnya itu usai berdebat dengan seorang polisi. Sandra Bullock pun merasa harusnya Joshua mengikuti sistem peradilan yang berlaku dan tak menyia-nyiakan nyawanya.

"Ada sebuah keributan dengan SWAT dan ia memilih untuk bunuh diri," terangnya.



Simak Video "Ibunda Minta Berikan Waktu Marshanda untuk Healing"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/aay)