Krisna Mukti Sering Gali Tanah, Berharap Temukan Harta Karun

Hanif Hawari - detikHot
Minggu, 28 Nov 2021 06:33 WIB
Krisna Mukti Anggota DPR RI periode 2014-2019 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Krisna Mukti Foto: Lamhot aritonang
Jakarta -

Krisna Mukti memiliki hobi yang tak biasa. Ia suka mengoleksi barang antik sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Hobi tersebut muncul ketika Krisna Mukti nonton sebuah film. Sejak saat itu, ia jadi suka mengoleksi barang-barang antik.

"Dulu waktu masih kecil zaman SMP kita suka nonton film India. Film nya tentang penemuan barang antik, gara-gara itu langsung jatuh cinta," ujar Krisna Mukti saat ditemui di Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

"Jadi mulai saat itu punya cita-cita kalau punya uang koleksi barang antik kayak gitu," sambungnya.

Krisna Mukti bahkan sempat menggali tanah demi mendapatkan sesuatu. Ia berharap menemukan barang unik layaknya menemukan sebuah harta karun.

"Gara-gara itu suka ngorek tanah berharap dapet sesuatu barang antik," imbuh Krisna Mukti.

Saat dirinya sudah dewasa, Krisna Mukti pun akhirnya memiliki penghasilan sendiri. Saat itulah ia mulai mengumpulkan barang antik yang ia inginkan dengan penghasilannya sendiri.

"Saya lupa tahun 90-an itu adalah mata uang koin zaman Majapahit itu didapetin di Semarang. Waktu skuter, selebriti kurang terkenal," tutur Krisna Mukti.

"Jadi masih berjuang untuk mendapatkan tempat di dunia entertainment Indonesia walaupun udah dapat honor jadi beli yang terjangkau saja," papar Krisna Mukti.

Kini, koleksi barang antik Krisna Mukti sudah banyak. Nantinya jika memiliki rezeki lebih, Krisna Mukti menginginkan sebuah tempat yang akan ia bangun khusus barang antiknya tersebut.

"Nggak tahu saking banyak nya udah nggak nampung lagi jadinya di gudang. Insyaallah kalau ada rezeki bikin rumah atau galeri yang lebih besar. Bukan mubazir tapi koleksi saya dengan beli segenap hati," tukas Krisna Mukti.

Saksikan juga 'Zsazsa Caesar Pede Walau Kulit Vitiligo'

[Gambas:Video 20detik]



(hnh/nu2)