Rezky Aditya Didesak untuk Tes DNA, Jika Tidak Bisa Kena Pidana

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Sabtu, 13 Nov 2021 17:00 WIB
Rezky Aditya
Rezky Aditya diminta untuk tes DNA. Foto: Ismail/detikHOT
Jakarta -

Wenny Ariani mengklaim tidak menikah dengan Rezky Aditya, meski mendapatkan seorang buah hati. Namun hingga kini, Rezky Aditya belum mau mengakui anak yang dilahirkan oleh Wenny Ariani.

Di sisi lain Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait meminta agar Rezky Aditya melakukan test DNA untuk mengetahui asal usul ayah anak tersebut. Sebab Arist menyebut di situ ada hak keperdataan.

"Konstitusi kita sudah jelas, hak keperdataan. Nah persoalannya adalah, mau nggak di tes DNA, kalau memang itu bukan anaknya silakan. Tapi kalau nggak mau tes DNA, berarti benar," kata Arist Merdeka Sirait di Pengadilan Negeri Tangerang.

Sementara itu jika Rezky menolak, Arist menyebut hal itu merupakan tindak pidana. Kasusnya adalah penelantaran anak.

"Iya jelas bahwa itu merupakan tindak pidana dan si Bu Wenny itu bisa melaporkan ke polisi. Kasusnya penelantaran anak, tidak mengakui itu penelantaran, tidak memberikan nafkah itu penelantaran, itu pidana," ungkapnya.

Dia juga menyebut Rezky Aditya juga bisa dijemput paksa. Hal itu jika sudah ada putusan pengadilan dan dieksekusi jaksa.

"Bisa, bisa lapor polisi karena itu merupakan pelanggaran prestasi terhadap putusan, bisa. Karena itu kan putusan eksekusinya di jaksa nanti, dieksekusi termasuk misalnya dijemput paksa untuk dilakukan tes DNA. Hal itu hanya bisa dilakukan setelah ada putusan dari pengadilan," bebernya.

Hingga saat ini Rezky Aditya belum juga bicara mengenai hal ini. Ia masih terlihat berlibur dengan sang istri, Citra Kirana di Bali.

Rezky Aditya memang belum mau buka suara mengenai hal ini. Tapi pengacara Rezky Aditya beberapa kali buka suara.

Ibunda Wenny Ariani juga sudah mengakui jika anaknya salah dalam masalah ini. Tapi sang ibu tetap meminta pertanggung jawaban Rezky Aditya dalam masalah ini.



Simak Video "Reaksi Rezky Aditya Ditanya soal Kasus Penelantaran Anak "
[Gambas:Video 20detik]
(fbr/wes)