Ade Fitrie Kirana Beri Perhatian Anak-anak yang Kehilangan Orang Tua Akibat Pandemi

Mauludi Rismoyo - detikHot
Senin, 01 Nov 2021 17:53 WIB
ade fitrie kirana
Ade Fitrie Kirana Beri Perhatian Anak-anak yang Kehilangan Orang Tua Akibat Pandemi. (Foto: dokumen pribadi)
Jakarta -

Ade Fitrie Kirana bicara soal nasib anak-anak Indonesia akibat pandemi virus Corona. Sang artis merasa khawatir karena banyak dari mereka yang kehilangan kedua orang tua karena kondisi tersebut.

Ade Fitrie Kirana punya data mengenai kekhawatirannya itu karena berkecimpung sebagai Ketua Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak (YPPA). Menurutnya, anak dan perempuan memang sangat terdampak oleh pandemi COVID-19.

"Mengingat saat ini banyak anak telah putus sekolah serta kehilangan kedua orang tua akibat pandemi COVID-19. Kondisi seperti ini, menjadikan mereka dan kita semua, saat ini sangat mengharapkan figur seorang ibu yang peka, tegas, lembut, dan bijaksana melindungi dan menyelamatkan anak-anaknya," ujar Ade kepada awak media usai deklarasi Relawan Puan Maharani For Presiden 2024.

Ade Fitrie Kirana pun menilai Indonesia butuh seorang ibu agar anak-anak yang kehilangan orang tua tak terus menderita. Sebab, lanjutnya, hal itu berkaitan dengan masa depan mereka.

"Seorang ibu tidak akan pernah mampu membiarkan anak-anaknya menangis dan menderita. Atas kondisi itu, kita berkeyakinan penuh bahwa sosok Ibu Puan Maharani mampu menjadi jaminan bahwa anak-anak kita yang menjadi aset bangsa Indonesia ke depannya. Tidak akan kehilangan cita-cita dan jaminan masa depan mereka," tutur bintang sinetron Raden Kian Santang.

Ade Fitrie Kirana belakangan memang jadi salah satu artis yang aktif membantu pemulihan masyarakat akibat pandemi virus Corona. Ia sempat membuat sebuah treatment bagi mereka yang sempat terpapar.

Selain itu, Ade Fitrie Kirana juga vokal ke masyarakat untuk tetap menaati aturan dan protokol kesehatan. Ia tak mau Indonesia kembali banyak diserang virus Corona.

"Untuk mengendalikan keadaan darurat ini, kita harus bekerja sama dengan pemerintah dengan lebih disiplin menaati aturan-aturan yang berlaku. Diharapkan hal ini dapat menekan peningkatan kasus positif COVID-19 ke depannya," kata Ade.

(mau/aay)