Jonathan Frizzy Disebut Pindah Agama karena Tekanan Dhena Devanka

Tim detikcom - detikHot
Senin, 06 Sep 2021 10:02 WIB
Jonathan Frizzy
Jonathan Frizzy Disebut Pindah Agama karena Tekanan Dhena Devanka (Foto: Instagram: @dhenafrizzy)
Jakarta -

Drama perceraian Jonathan Frizzy dengan Dhena Devanka semakin rumit. Perceraian itu bahkan juga dibumbui dengan adanya laporan polisi terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga.

Menurut Benny Simanjuntak, paman Jonathan Frizzy, keluarga sebenarnya memang tidak menerima Dhena Devanka. Apalagi, menurutnya, istri dari keponakannya tersebut juga memberikan pengaruh terhadap kepercayaan Jonathan Frizzy.

"Ijonk (sapaan akrab Jonathan Frizzy) itu sampai meninggalkan Tuhan Yesus dan keluarganya demi kau (Dhena). Ingat, demi kau," ungkap Benny Simanjuntak di video instagram dikutip Senin (6/9/2021).

Ia melanjutkan ini adalah momen yang tepat untuk Jonathan Frizzy lepas dari bayang-bayang Dhena Devanka. Ia menilai selama ini Dhena Devanka selalu memberikan tekanan kepada Jonathan Frizzy.

"Karena apa dia sekarang bisa berpaling (kepercayaan)? Ya karena kau tekanlah. Terus kau mau dia di bawah ketek kau? Kau yang kendalikan? Tidak bisa begitu, seorang punya kesabaran," ungkap Benny Simanjuntak emosi.

Selama 9 tahun pernikahan tersebut berjalan, Benny Simanjuntak mengaku berusaha untuk tidak ikut campur rumah tangga tersebut. Namun ia akhirnya banyak bersuara setelah muncul kabar laporan KDRT dan gugatan cerai yang dilayangkan Dhena Devanka.

"Saya cukup sabar loh selama 9 tahun memendam semua apa yang patut saya beri ke Jonathan, jangan gitu, sekarang kita main hukum, besok Ijonk laporin kau," tuturnya.

Pada Mei 2021, Jonathan Frizzy dilaporkan Dhena Devanka ke Polres Jakarta Selatan atas dugaan KDRT. Setelah laporan itu, Dhena Devanka melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Di sisi lain, Dhena Devanka mengaku perceraian adalah keputusan yang sangat berat baginya. Namun lantaran sudah mempertimbangkan matang-matang dan sangat panjang, Dhena berani mengambil keputusan itu.

"Pasti juga ini benar-benar keputusan yang sangat berat sekali. Tapi juga di sini keputusan ini juga harus saya ambil, setelah pertimbangan yang sangat panjang," kata Dhena Devanka.

(dar/wes)