Bebas dari Penjara, Saipul Jamil Siap Jika Kariernya Hancur

Tim detikcom - detikHot
Kamis, 02 Sep 2021 13:22 WIB
Jakarta -

Saipul Jamil akhirnya menghirup udara bebas hari ini. Banyak hal yang langsung ingin ia lakukan setelah kebebasan tersebut.

Setelah bisa keluar dari rumah tahanan, Saipul Jamil langsung mendatangi makam mendiang ibundanya. Setelah itu, ia berniat untuk pergi ke laut guna melakukan sebuah ritual.

"Setelah itu saya pengin mandi di laut, tapi lautnya di mana saya belum tahu. Saya ikut saja. Soalnya kan selama ini saya mandi pakai air dari penjara gitu ya," tutur Saipul Jamil sambil bergurau.

Saipul Jamil mendekam di penjara usai terjerat dua kasus. Pertama, kasus pencabulan yang membuat Saipul Jamil divonis tiga tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Setelah melalui tahap banding, hukuman untuk Saipul Jamil menjadi lima tahun. Pihak Saipul Jamil sempat mengajukan peninjauan kembali (PK), namun PKnya ditolak oleh Mahkamah Agung (MA).

Selain itu, ketika menjalani persidangan terkait kasus pencabulan, terungkap ada penyuapan terhadap panitera sidang, Rohadi. Penyuapan itu untuk meringankan hukumannya Saipul Jamil.

Dalam kasus tersebut, Saipul Jamil divonis tiga tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta pada 2017.

"Nah itu, makanya saya suka sama kepribadian Saipul ya itu, dia bilang rejeki itu sudah diatur, jadi apa yang digenggam itu bisa lepas sewaktu-waktu," ungkap Samsul, beberapa waktu lalu.Dua kasus tersebut tergolong berat. Saipul Jamil, lewat kakaknya, Samsul, bahkan mengaku siap jika karier keartisannya hancur.

Makanya dia bilang soal dunia jangan ditaruh di hati, takutnya kalau taruh di hati mungkin dia nggak bisa ceria, mungkin bisa frustasi. Tapi dia pribadi yang kuat, soal kerja ada apa nggak lillahita'alla aja itu," lanjutnya.

Namun tampaknya tawaran pekerjaan justru sudah banyak. Bahkan di hari-hari awal kebebasan Saipul Jamil, jadwalnya sudah penuh.

"Alhamdulillah iya sudah banyak yang nawarin (pekerjaan). Insyaallah mudah-mudahan langgeng," tutur Samsul saat dihubungi detikcom, belum lama ini.

(dar/pus)