Arief Muhammad Sentil Aparat yang Hapus Mural, Minta Baliho Liar Parpol Juga Dicopot

Tia Agnes - detikHot
Minggu, 29 Agu 2021 19:12 WIB
Arief Muhammad
Foto: Instagram Arief Muhammad
Jakarta -

Selebgram Arief Muhammad turun tangan mengomentari isu penghapusan mural yang dilakukan oleh aparat. Fenomena mural yang dihapus dan represi terhadap seniman marak terjadi belakangan ini.

Lewat postingan akun Instagram, Arief Muhammad mengemukakan pendapatnya.

"Dengan logika petugas sekarang yang menghapus mural dengan alasan ketertiban lingkungan, tidak ijin ke yang punya tembok, dan merusak pemandangan," tulis Arief Muhammad seperti dilihat detikcom, Minggu (29/8/2021).

Menurut suami Tiara Pangestika, ketika masa Pemilu tiba, warga yang punya lahan tanah, tembok, pagar, halaman rumah, maupun kompleks, harus melakukan hal yang sama.

"Poster caleg atau capres sembarangan tanpa ijin, tolong diturunkan atau dicoret ramai-ramai biar adil ya," sambungnya.

Unggahan itu pun sudah disukai lebih dari 425 ribu likes dan lebih dari 13 ribu komentar.

"Ruang publik hanya untuk publik," tulis seorang netizen.

"Siap laksanakan," tulis @linasetyoning****.

"Pagar toko bapakku selalu muncul ginian," kata Filo Sebastian disertai emoticon tersenyum.

"Agree," timpal Young Lex.

[Gambas:Instagram]



Sejak akhir Juli lalu, penghapusan mural dan represi terhadap seniman kerap terjadi di masyarakat. Bermula dari mural Tuhan Aku Lapar di Kotamas, kawasan Tigaraksa, Tangerang yang dihapus aparat sampai pemburunya dicari polisi, kini mural-mural lainnya jg dihapus.

Ada mural 'Dipaksa Sehat di Negeri yang Sakit, 'Wabah Sebenarnya Adalah Kelaparan' sampai mural 'Dibungkam' di kolong jembatan Kewek, Yogyakarta.

Peristiwa itu memunculkan gerakan masif para seniman di sejumlah kota besar Indonesia. Gejayan Memanggil pun membuat lomba #Dibungkam sampai akhir Agustus 2021.



Simak Video "Dita, Wanita 'Istimewa' Terlahir Tanpa Rahim"
[Gambas:Video 20detik]
(dar/dar)